Logo Header Antaranews Makassar

PSM tak Gentar Dikeroyok Tiga Tim Papua

Rabu, 14 April 2010 13:03 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - PSM Makassar tidak gentar dikoroyok tiga tim asal Papua pada babak penyisihan Piala Indonesia 2010 grup H yang dimainkan 17-21 April di Jayapura.

Asisten pelatih PSM Tony Ho di Makassar, Rabu, mengatakan, meski harus menghadapi tiga tim asal Papua, yakni Persipura, Persiwa dan Persisam Raja Ampat, namun PSM tetap yakin bisa lolos ke babak berikutnya.

"Kita akan tampil maksimal pada setiap pertandingan untuk meraih kemenangan, meski dikeroyok tiga tim satu daerah," ujarnya.

Menurut Tony, kemenangan PSM pada dua laga kandang dalam lanjutan kompetisi Liga Indonesia yakni menang 1-0 atas Bontang FC dan 3-0 atas Persisam adalah modal cukup berharga menghadapi babak penyisihan Piala Indonesia grup H di Jayapura.

Persipura dan Persiwa yang bergabung bersama PSM adalah tim yang cukup solid, tutur Tony tanpa meremehkantim divisi utama Persiram Raja Ampat yang diperkuat dua mantan pemain PSM Ahmad Amiruddin dan Rahmat Latief.

Grup H yang dihuni PSM dan tiga tim dari Papua adalah grup "neraka", sehingga untuk lolos ke babak berikutnya semua tim harus berjuang mati-matian pada setiap pertadingan yang berlangsung selama lima hari, tutur Juru Bicara PSM Nurmal Idrus.

Menurut Nurmal, semua tim di grup ini berpeluang lolos, namun Persipura sebagai tuan rumah yang juga berada di posisi kedua klasemen sementara Liga Indonesia memiliki peluang lebih besar dibanding tiga tim lainnya.

Sementara Persiwa dan PSM punya kekuatan berimbang, kedua tim ini barada di papan tengah Liga Super dengan mengoleksi sama 40 poin, namun Persiwa yang berada di posisi ke 8 memiliki gol rata-rata lebih baik daripada PSM yang berada di urutan ke-9.

Tim PSM menurut rencana berangkat menuju Jayapura pada Kamis (15/4) dini hari membawa 19 pemain.

Pada babak penyisihan Piala Indonesia ini, Syamsul Haeruddin tidak ikut karena cedera otot serius, sehingga tim medis menyarankan istirahat untuk penyembuhan. (T.S016/F002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026