
WARGA PALU DIMINTA WASPADAI DBD

Palu, 3/11 (ANTARA)- Pemkot Palu mengingatkan warganya untuk mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) menyusul seringnya turun hujan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu. "Wabah DBD mudah berkembang di saat musim pancaroba seperti sekarang ini," kata Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Palu, drg Elly Yane, di Palu, Senin.
Dia mengatakan, pancaroba atau pergantian musim menyebabkan perkembangbiakan nyamuk aedes Aegepty berlangsung cepat.
"Apalagi didukung temperatur udara di Kota Palu yang cenderung lebih panas daripada daerah lainnya," ujarnya.
Pemkot Palu berulang kali mengimbau kepada masyarakatnya untuk melakukan antisipasi dengan cara melakukan gerakan 3M, yakni menutup dan menguras tempat penampungan air, dan mengubur benda-benda yang bisa menampung air, seperti kaleng bekas dan botol.
Lebih lanjut, Elly Yane mengatakan, masyarakat juga harus meningkatkan kesadarannya untuk hidup sehat dan bersih guna menghindari terserang berbagai wabah penyakit.
Saat ini Pemkot Palu juga akan melakukan pengasapan terbatas di beberapa tempat yang dicurigai menjadi sarang nyamuk.
Selain itu, Pemkot Palu juga menginstruksikan agar puskesmas di wilayahnya untuk siaga penuh ketika sewaktu-waktu menerima pasien DBD atau penyakit lainnya.
Kota Palu sendiri pada pertengahan 2007 pernah ditetapkan sebagai wilayah Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit DBD. Saat itu belasan anak meninggal dunia, dan lebih 1.000 anak harus dirawat di rumah sakit atau puskesmas setempat.
***7***
(T.K-RM)
(T.K-RM/C/H009/H009) 03-11-2008 14:32:26
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
