
SPBM Nelayan di Mamuju Segera Beroperasi

Mamuju (ANTARA News) - Satuan Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBM) untuk nelayan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat segera beroperasi, guna memudahkan pelayanan bagi nelayan mendapatkan pasokan BBM di wilayah itu.
"Pengoperasian SPBM nelayan yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tersebut, diharapkan dapat melayani kebutuhan BBM para nelayan di Mamuju," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju, Syamsul Samad, Minggu.
Ia mengatakan, ketersediaan pasokan BBM para nelayan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan para nelayan saat mereka turun melaut.
"Selama ini para nelayan kesulitan mendapatkan pasokan BBM karena SPBN di TPI itu belum beroperasi," kata dia.
Selain itu kata dia, pemerintah saat ini tetap mengupayakan agar program-program ini tetap bersikap berpihak pada ekonomi rakyat kecil seperti meningkatkan subsidi bahan bakar minyak bagi nelayan dan pembudidaya ikan.
Dikatakannya, sektor kelautan dan perikanan merupakan sektor produktif yang memanfaatkan sumberdaya alam, sehingga tentu terkait langsung dengan perekonomian masyarakat.
Sektor perikanan kata dia, juga mampu menyerap tenaga kerja, sehingga, sangat wajar apabila kelompok masyarakat pesisir ini mendapat perhatian utama dalam memperoleh fasilitas dari pemerintah melalui pemberian subsidi BBM.
Pada 2010 ini, kata Syamsul, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengusulkan alokasi subsidi BBM sebanyak 2.516.976 kiloliter, terdiri dari 1.955.376 KL pertahun untuk nelayan dan 561.600 KL pertahun untuk pembudidaya ikan skala kecil.
"Ketersediaan penyaluran BBM itu diharapkan dapat memenuhi semua kuota yang ada termasuk di daerah ini guna mendukung peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan," timpalnya.
(T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
