Logo Header Antaranews Makassar

Pemudik harus Waspadai 20 Jembatan Rusak

Kamis, 9 September 2010 05:25 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Kepala Polisi Resort (Kapolres) Mamuju, Sulawesi Barat, AKBP Darwis Rincing, meminta para pemudik lebaran harus tetap mewaspadai pada 20 titik jembatan rusak sepanjang jalur trans Sulawesi di wilayah itu.

"Sebanyak 20 jembatan di Mamuju mengalami kerusakan parah. Selain rusak, jembatan yang dibangun sekitar 20 tahun silam itu juga terbilang berukuran sempit yang hanya dapat dilalui kendaraan satu arah," kata Darwis Rincing di Mamuju, Rabu.

Menurutnya, 20 buah jembatan yang mengalami kerusakan terparah itu beberapa diantaranya terdapat di daerah Tamao, Kecamatan Tappalang Barat kilometer 38,8, daerah Galang wilayah Kecamatan Tappalang kilometer 36, daerah Dayagina Kecamatan Tappalang.

Selain itu kata dia, jembatan yang rusak itu juga terdapat di daerah Kecamatan Tappalang seperti di Kasambang, Taang dan jembatan Tajimane.

"Kalau di wilayah Kecamatan Mamuju hanya terdapat satu buah jembatan yang rusak harus diwasadai pengguna jalan karena rawan lakalantas yakni di daerah Kalubibing," ungkap dia.

Ia menguraikan, jembatan lain yang mengalami kerusakan terparah juga terdapat di wilayah Kecamatan Kalukku diantaranya daerah Gentungan, Kabuloang, Palapi, Teppo dan daerah Boda-Boda.

"Jembatan yang mengalami terparah yang mesti diwaspadai adalah jembatan yang terdaat di daerah kebun kelapa sawit di Salogatta, Kecamatan Karossa," ucap Darwis.

Ia mengemukakan, sempitnya jembatan tersebut sangat rentang terjadinya kecelakaan lalu lintas, sehingga pengguna jalan yang akan melintasi wilayah itu diminta tetap berhati-hati.

"Pemudik harus mengurangi laju kendaraan saat memasuki wilayah jembatan rusak itu, karena jika dikemudikan dengan kecepatan tinggi, maka ancaman maut siap menantinya,' ungkapnya.

Oleh karena itu, kata dia, guna menjaga keselamatan para pemudik, maka selayaknya dalam perjalanan menuju kampung halaman harus meningkatkan kewaspadaan seiring dengan jumlah kendaraan yang melakukan perjalanan mudik lebaran semakin tinggi.

Selain itu, kata dia, jalur sepanjang trans sulawesi ini juga terdapat beberapa titik yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas diantaranya adalah wilayah Gano kilometer 9, jembatan putih, daerah Pasada, Adi-Adi, Taludu, jembatan Bolong, Takandean dan daerah Budong-Budong sekitar 104 kilometer dari kota Mamuju.

"Masih ada beberapa daerah lain yang rawan terjadinya kecelkaan lalu lintas khususnya di wilayah kecamatan Karossa yang sangat rentang terjadinya lakalantas," ungkapnya.
(T.KR-ACO/S006)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026