Logo Header Antaranews Makassar

NTP Sulsel Naik Selama Bulan September

Jumat, 1 Oktober 2010 21:26 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Nilai Tukar Petani naik 0,39 persen selama bulan September 2010 jika dibandingkan dengan harga-harga pemantauan yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel), Bambang Suprijanto, saat mengeluarkan keterangan pers di Makassar, Jumat, tingkat kesejahteraan petani Sulawesi Selatan sektor perkebunan rakyat dilaporkan turun bila dibandingkan dengan tingkat kesejahteraan petani di sektor lainnya seperti tanaman padi, palawija, hortikultura, peternakan, dan perikanan.

Dalam rilisnya disebutkan dari lima subsektor Nilai Tukar Petani (NTP) yang dipantau BPS ada empat subsektor yang naik.

Kenaikan NTP itu diantaranya subsektor padi dan palawija sebesar 0,12 persen, hortikultura 3,34 persen, peternakan 0,32 persen dan subsektor perikanan 0,73 persen.

Meskipun keempat subsektor itu mengalami kenaikan, tetapi penurunan NTP di subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar -0,96 telah mempengaruhi total NTP Sulsel secara keseluruhan.

Kenaikan total nilai tukar petani (NTP) pada September tahun ini di sebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi yang jauh lebih kecil dibandingkan indeks harga barang dan jasa yang di konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan bahan produksi pertanian lainnya.

Kenaikan nilai tukar petani ini diikuti dengan kemampuan daya beli petani yang berakibat daerah pedesaan di Sulsel mengalami perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,89 persen. (T.KR-HK/M012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026