Logo Header Antaranews Makassar

PKS Ingatkan Kader Jaga Citra

Selasa, 3 Maret 2009 14:47 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengingatkan kadernya agar tetap menjaga citra parpol yang anti korupsi.

Melihat semakin banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh anggota dewan dari parpol lain, PKS mengingatkan kader yang masih duduk sebagai anggota dewan maupun caleg-calegnya untuk mempertahankan citra PKS bersih, kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Najamuddin Marahamid, di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, masyarakat sudah sangat percaya bahwa PKS sebagai partai bebas korupsi, sehingga kepercayaan masyarakat tersebut harus dijaga.

Berdasarkan hasil beberapa lembaga survey, PKS salah satu partai yang menempati ranking atas soal anti korupsi. Anda baca sajalah di beberapa sumber, ujarnya.

Najamuddin menjelaskan, hasil survei beberapa lembaga survei menempatkan PKS sebagai salah satu partai paling bersih.

Misalnya, hasil survei lembaga riset Informasi (LRI) pada 8-16 Februari 2009 menyebutkan, jika pemilu diadakan esok hari maka parpol yang dipilih adalah Golkar 20,1 persen, Partai Demokrat 15,5 persen, PDIP 15,3 persen, PKS 11,6 persen, Gerindra 5,29 persen, PAN 5,13 persen, PPP 2,86 persen, PKB 2,33 persen, Hanura 1,96 persen dan PBB 0,9 persen.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKS, Anis Matta mengatakan bahwa masyarakat sudah tahu citra bersih PKS karena masyarakat melihat jejak rekam (track record) partai berlambang bulan sabiit kembar itu.

"Tidak ada anggota DPR PKS yang terlibat apalagi melakukan korupsi," ujar Anis.

Senada dengan Anis, Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Sri Rahmi mengatakan bahwa di PKS, setiap anggota dewan ditanamkan untuk tidak mengambil sesuatu yang bukan milik kita,

"Anggota legislatif (Aleg) PKS tidak pernah lepas dari kontrol partai, sehingga kemungkinan melakukan korupsi itu mustahil," katanya.

(T.PK-AAT/E001)