Logo Header Antaranews Makassar

Mahasiswa Bakar Bendera Partai Demokrat

Sabtu, 21 Mei 2011 20:25 WIB
Image Print

Palopo, Sulsel (ANTARA News) - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Front Oposisi Rakyat Indonesia (FORI) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, membakar bendera Partai Demokrat saat menggelar unjukrasa di jalan Jenderal Sudirman, Palopo, Sabtu.

Aksi pembakaran bendera Partai sebagai simbol kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang dinilai gagal menjalankan amanah reformasi.

Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati hari reformasi yang sekaligus menandai tumbangnya rezim Orde Baru tiga belas tahun lalu.

"Pemerintahan sekarang telah gagal melaksanakan agenda dan amanah reformasi yang diperjuangakn oleh teman-teman mahasiswa 13 tahun lalu," kata koordinator aksi, Ridwan Bakokang dalam orasinya.

Salah satu hal penting yang tidak mampu dilaksanakan adalah penegakan supremasi hukum yang ditandai menjamurnya kasus korupsi di negeri ini.

Penuntasan kasus penembakan mahasiswa Tri Sakti oleh oknum anggota TNI dan Polri yang hingga saat ini belum ada kejelasan hukumnya mempertegas bahwa Pemerintahan sekarang ini gagal menegakkan supremasi hukum.

Mereka juga menolak liberalisasi dan komersialisasi pendidikan oleh pemerintahan serta menolak undang-undang pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Selain membakar bendera partai, mahasiswa juga melakukan tabur bunga dan doa bersama untuk mengenang jasa para "pahlawan" reformasi yang tewas dalam tragedi Semanggi.

Sebelum menggelar aksi di jalan Jenderal Sudirman, ratusan mahasiswa juga menggelar aksi yang sama di jalan Diponegoro dan Kampus Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo.

Dalam aksinya, mahasiswa membagi-bagikan selebaran kepada para pengguna jalan, lalu membubarkan diri. (T.KR-HK/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026