Logo Header Antaranews Makassar

Terganjal Korupsi, DPRD Minta Kadis PU Diganti

Jumat, 5 Agustus 2011 22:23 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Nasran Mone berang terhadap Dinas Prasarana Umum Makassar yang hanya mewakilkan staf pada rapat evaluasi anggaran dan bukan Kepala Dinas karena terganjal kasus korupsi proyek.

"Kepala dinas PU harus diganti, ini sudah yang kesekian kali kepala dinas tidak hadir," tegas, Nasran, saat rapat evaluasi di ruang Komisi C bidang pembangunan, di Makassar, Jumat.

Menurut dia, seharusnya Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin memberikan sanksi tegas untuk mencopot Kepala Dinas PU Makassar, Ridwan Muhadir, sebab telah ditetapkan menjadi tersangka Pengadilan Negeri Makassar belum lama ini.

"Pak Wali harus tegas menonaktifkan atau mencopot kadis PU karena sudah tidak fokus lagi, sebab sudah jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek PU, " ungkap Nasran.

Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan Dinas PU, Lima kepala bidang seperti, Muhammad Anshar, Tajuddin Lammase juga turut menjadi saksi dugaan korupsi proyek, kemudian Baharuddin Dahyar Husrani serta Kheruddin, namun ditunda karena dianggap tidak lengkap.

Menurut salah satu perwakilan, Tajuddin Lammase menyataka, ketidak hadiran kadis PU Makassar karena sakit dan masih sedang beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuhnya yang sedang kelelahan.

"Beliau (Ridwan Muhadir) sedang sakit jadi tidak bisa datang," ucapnya.

Sebelumnya, Dinas PU Makassar mendapat dana segar untuk proyek pengerjaan 58 item dengan anggaran Rp123 miliar. Namun pengadilan memutuskan kadis PU Makassar, Ridwan Muhadir, terganjal kasus korupsi dengan merugikan negara senilai Rp2 miliar lebih pada proyek tahun 2009 lalu. (T.PSO-282/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026