
Aset Sulsel Bertambah Rp435 Miliar

Makassar (ANTARA News) - Nilai aset yang dikelolah pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalami penambahan sebesar Rp435 miliar dari Rp9,8 triliun di 2009 menjadi Rp10,2 triliun di 2010.
Besarnya nilai kekayaan daerah tersebut ditetapkan dalam sidang paripurna pertanggungjawaban APBD Sulsel 2010 di gedung DPRD Sulsel di Makassar, Senin.
Kekayaan daerah tersebut meliputi penambahan nilai tanah Rp6 miliar dari Rp3,3 triliun di 2009 menjadi Rp3,9 triliun di 2010.
Kenaikan cukup besar terjadi pada nilai peralatan dan mesin yang bertambah Rp87 miliar dari Rp506 miliar di 2009 menjadi Rp593 miliar di 2010.
Untuk nilai gedung dan angunan, juga mengalami penambahan Rp25 miliar menjadi Rp690 miliar di 2010 dari Rp668 miliar pada tahun sebelumnya.
Sementara, untuk piutang daerah, juga mengalami kenaikan Rp107 miliar dari Rp229 miliar di 2009 menjadi Rp369 miliar di 2010.
Sebaliknya, investasi jangka panjang, mengalami penurunan Rp36 miliar dari Rp233 miliar di 2009 menjadi Rp190 miliar lebih di 2010.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menawarkan kepada pemprov Sulsel untuk menerbitkan obligasi atas tingginya nilai aset yang dibukukan.
Tawaran ini disampaikan Anggota VI BPK RI Rizal Jalil saat mengumumkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keungan Pemerintah Daerah (LKPD) APBD Sulsel 2010.
"Sulsel punya peluang untuk menerbitkan obligasi, dengan predikat WTP-nya. Tentu akan memberi nilai plus lagi," ucapnya.
Disamping itu, kata dia, banyak kemajuan dalam pengelolaan keuangan yang dicapai Sulsel termasuk penghapus panjar, sesuai dengan rekomendasi BPK tahun lalu.
"Piutang yang tidak tercatat semua sudah tercatat. Dulu aset yang bisa dibilang tidak jelas, sekarang sudah jelas, dan saya bisa mengatakan angkanya sekian," ucapnya. (T.pso-099/B/B012)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
