Logo Header Antaranews Makassar

ABM Bantah Syok Dengar Hasil Hitung Cepat

Kamis, 13 Oktober 2011 02:45 WIB
Image Print

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Calon gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM) membantah syok hingga sakit mendadak dan di antar ke rumah sakit karena kecewa mendengar hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Gubernur Sulbar.

"Saya sudah masuk kantor sehari setelah pelaksanaan Pilgub. Isu yang beredar melalui SMS (pesan singkat) maupun facebook yang menyatakan saya masuk rumah sakit akibat syok mendengar hasil sementara Pilgub Sulbar itu tidak benar," tampik Ali Baal Masdar di Polewali Mandar, Sulbar, Rabu.

Dia mengatakan, menang atau kalah dalam pilgub sudah menjadi konsekwensi seluruh calon dan hal tersebut harus menjadi pegangan sebab bukan hanya dirinya yang telah berjanji untuk mengakui kemenangan calon namun seluruhnya telah berjanji untuk menjalankan Pilgub damai dan menerima seluruh hasil keputusan.

Bupati Polman dua periode ini juga meminta kepada seluruh warga, utamanya warga Polman yang memberikan dukungan kepada ABM untuk tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas asal usul serta kebenarannya, sebab hanya akan menciptakan sentimen dan berpotensi konflik.

"Saya berharap agar tidak ada yang mengembangkan isu negatif sebab hanya mengorbankan warga untuk saling berprasangka dan bisa saja menimbulkan gesekan di tingkat bawah," harapnya.

Terkait masalah yang terjadi dalam pilgub, ABM mengaku jika memang benar ada pelanggaran dalam Pilgub Sulbar itu sudah merupakan hak seluruh calon melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebab pelanggaran yang ada harus diluruskan semuanya.

Seluruh keputusan akan ditindak lanjuti setelah proses rekapitulasi suara di tingkat kabupaten hingga provinsi. Keputusan itu dilakukan karena secara prosedur belum ada hasil resmi proses pilgub, meskipun ABM mengakui hasil perhitungan sementara sudah bisa dijadikan dasar, namun tetap belum bisa dijadikan dasar resmi.

"Untuk gugatan, kami serahkan seluruhnya kepada tim pemenangan dan kuasa hukum agar memutusakan apakah sepakat melakukan gugatan atau seluruh proses akan diterima tanpa ada gugatan. Bagi saya semuanya kami telah prediksi dan telah kami rencanakan jauh hari," terang ABM.

Ia juga mengatakan, tim pemenangan ABM telah menyediakan seluruh temuan untuk dijadikan dasar jika gugatan jadi dilakukan. Termasuk beberapa pelanggaran yang terjadi di beberapa kabupaten di Sulbar dan dianggap merugikan.

"Yang jelasnya, saya tidak pernah merasa bahwa seluruh yang terjadi dalam Pilgub Sulbar serta tidak sesuai target itu membuat kami mengabaikan aturan atau menjadi trauma, sebab kegagalan itu merupakan awal dari keberhasilan besar," ujar ABM. (T.PSO-284/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026