Logo Header Antaranews Makassar

Program Susu Gratis Ditargetkan Terealisasi 2012

Senin, 17 Oktober 2011 19:30 WIB
Image Print

Polewali Mandar, Sulbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menargetkan pembagian susu gratis kepada siswa sekolah terealisasi pada awal 2012 setelah pengelolaan peternakan dan pembibitan sapi perah berjalan normal dan berproduksi.

Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar, Senin, mengatakan bahwa pembangunan kawasan peternakan sapi perah telah dilakukan di atas kawasan seluas dua hektare di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Polman.

"Saat ini sudah ada delapan sapi yang menghasilkan susu dengan jumlah rata-rata sebanyak 15 liter per ekor per hari. Akan diupayakan pada akhir tahun ini sebanyak 50 sapi menghasilkan susu segar murni dengan jumlah rata-rata 15 liter per ekor," jelas Bupati.

Setelah prosesnya berjalan lancar dan manghasilkan susu sesuai kebutuhan, akan dilakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Polman untuk memberikan susu sebagai sumber gizi kepada sejumlah sekolah.

Bupati mengatakan, susu tersebut akan diberikan kepada seluruh siswa, utamanya bagi siswa yang memiliki kemampuan ekonomi di bawah rata-rata dan tidak mampu membeli susu sebab sumber asupan gizi dari susu masih sulit dijangkau oleh warga miskin.

Ia juga mengatakan, selain menghasilkan susu, peternakan sapi perah ini juga diproyeksikan sebagai pembibitan yang akan dikembangkan, dan sebagian besar hasilnya akan disumbangkan kepada warga untuk melakukan pengembangan ternak sapi perah.

"Kami akan berupaya pengembangan sapi perah dan pembibitan sapi di Polman bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, selain itu bisa dijadikan sebagai sarana peningkatan perekonomian warga melalui penyerahan bantuan ternak sapi perah," tutur Ali Baal.

Bahkan, menurutnya, jika pengembangan peternakan sapi ini semakin pesat, tidak menutup kemungkinan Pemkab Polman akan mendirikan pabrik pengolahan susu sapi sekaligus memfasilitasi produksi susu sapi yang dikembangkan sendiri oleh warga.

Untuk memastikan pembibitan dan pengolahan susu segar murni yang dikelola Pemkab Polman melalui Dinas Pertanian Dan Peternakan, Bupati meninjau langsung lokasi dan memastikan seluruh kebutuhan peternakan, termasuk kebutuhan pakan, air, dan beberapa peralatan penunjang lainnya yang akan digunakan oleh pengelola ternak.

Ali Baal juga meminta pengelola peternakan ini mampu memberdayakan warga di sekitar lokasi peternakan sebagai tenaga kerja agar mampu menyerap beberapa warga yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Pemkab Polman merencanakan, ternak sapi dan pembibitan ini mampu mencapai 1.000 ekor sehingga bisa betul-betul memberikan sumbangan besar untuk pendapatan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
(T.PSO-284//N002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026