Logo Header Antaranews Makassar

Nilai Ekspor dan Impor Sulsel Turun

Selasa, 1 November 2011 18:36 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Nilai ekspor dan impor Sulawesi Selatan hingga September mengalami penurunan dibanding pada bulan sebelumnya.

"Nilai ekspor pada September hanya mencapai 141,343 juta dolar AS, turun sebesar 7,73 persen dibanding bulan Agustus," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Bambang Pramono, di Makassar, Selasa.

Nilai tersebut, lanjut dia, bila dibandingkan pada September 2010 menurun sebesar 29,47 persen. Besarnya penurunan nilai ekspor dipengaruhi tujuh komoditas utama, yaitu nikel, kakao, ikan, udang, kepiting, garam, biji-bijian berminyak dan kayu/barang dari kayu.

Bambang menyebutkan, nilai ekspor ke Jepang pada September 2011 mencapai 91,974 juta dolar AS, disusul Malaysia 11,657 dolar AS, China 10,592 juta dolar AS, Amerika Serikat 5,672 juta dolar AS dan Korea Selatan sebesar 4,484 juta dolar.

"Nilai ekspor Sulsel ke lima negara terbesar itu hanya mencapai 124,379 juta dolar AS atau 88,00 persen dari total ekspor Sulsel," katanya.

Sementara untuk impor, Bambang merinci hingga September mencapai 106,069 juta dolar AS, nilai impor tersebut menurun sebesar 9,73 persen dibanding Agustus lalu padahal pada September 2010 nilai impor naik 14,80 persen.

Kata dia, lima negara pemasok utama barang impor ke Sulsel, seperti Singapura, China, Thailand, Jepang, dan Amerika dengan nilai sebesar 100,836 juta dolar AS atau 95,07 persen total nilai impor.

"Komoditas impor tiga besar dari lainnya seperti bahan bakar mineral dengan nilai impor 70,173 juta dolar AS, menyusul mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar 19,281 juta dolar AS dan mesin/peralatan listrik sebesar 94,030 juta dolar. Ketiga kelompok ini memberikan konstribusi 94,030 juta dolar AS atau 88,65 persen," tambahnya.
(T.PSO-282/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026