
KONI Lepas Atlet Tarung Derajat Pra-PON

Makassar (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan melepas tujuh atlet tarung derajat menghadapi kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kalimantan Timur, 16-18 Desember 2011.
Wakil Ketua III KONI Sulsel Andi Marzuki Wadeng saat pelepasan atlet di Makassar, Senin, mengatakan, meski usia tarung derajat masih tergolong baru bukan halangan untuk pihaknya meraih prestasi tertinggi.
Ia meminta para atlet mengaplikasikan hasil latihan keras dan persiapan lain yang telah mereka jalani ketika menghadapi lawan sesungguhnya.
KONI Sulsel juga berharap, atlet yang diturunkan bisa membuktikan layak mewakili Sulsel pada Pra-PON.
"Setiap atlet harus menanamkan rasa percaya diri dan kebanggaan sebagai wakil Sulsel. Mudah-mudahan tarung derajat bisa menjadi cabang olahraga yang bisa diandalkan ke depan," katanya.
Ia mengatakan, baik Sulsel maupun provinsi lain masih memiliki peluang yang sama untuk lolos sedangkan poin penting yang harus diperhatikan menyangkut kondisi atlet saat pertandingan tersebut.
"Sulsel baru saja mendapatkan penghargaan dari KONI Pusat sebagai penyumbang medali terbanyak di SEA Games. Mudah-mudahan pencapaian tersebut bisa menumbuhkan motivasi kepada atlet lain untuk tampil maksimal," katanya.
Ketua Kodrat Sulsel Syarifuddin Badollahi mengatakan, atlet terbaik diturunkan pada even tersebut. Para atlet tersebut juga berhasil menyingkirkan sekitar 40 petarung lainnya sehingga dinilai paling pantas mewakili Sulsel.
Pada atlet yang diharapkan meraih tiket PON 2012 di antaranya Irfan Jumardi (49-52kilogram), Angga Purnadika(52-55), M. Syarif (55-58), Irvan (58-61), Yaser (64-67), dan Erwin (67-70).
"Kodrat Sulsel optimistis dapat meloloskan minimal tiga petarung yang memang memiliki pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan nasional," katanya.
Pelatih Tarung Derajat Sulsel Umar Sukmara mengaku telah mengetahui kekuatan calon lawan khususnya tuan rumah Kaltim. Modal tersebut coba dimanfaatkan untuk meraih hasil terbaik.
Ia mengatakan, Kaltim merupakan salah satu provinsi yang memang memiliki kemampuan atlet terbaik. Keberhasilan menempati posisi kedua setelah Jawa Barat di PON XVII Kaltim 2008 salah satu bukti bahwa tim tersebut seharusnya diwaspadai.
Selain memiliki kualitas atlet yang cukup baik, katanya, status Kaltim sebagai tuan rumah tentu memberikan motivasi tersendiri petarungnya untuk mempersembahkan yang terbaik. (T.PSO-283/M029)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
