Logo Header Antaranews Makassar

Tim SAR temukan jasad nelayan yang dilaporkan hilang di Majene

Jumat, 25 Februari 2022 15:57 WIB
Image Print
Personel Basarnas Mamuju bersama unsur SAR gabungan mengevakuasi jasad Borahing yang sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi melaut, Jumat (25/2). (ANTARA/HO/Basarnas Mamuju)

Mamuju (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Bababulo, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

"Nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut, tadi pagi telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Muhammad Arif Anwar, Jumat.

Jasad Borahing (44) kata Muhammad Arif Anwar, ditemukan 1 NM (nautical miles) arah Barat Daya dari lokasi pertama kali dilaporkan hilang.

Sebelum ditemukan, Tim SAR gabungan sempat melakukan penyisiran sejauh 5 NM dari lokasi perahu kayu milik Borahing ditemukan terbaik.

"Pada pencarian hari ke empat ini, tim SAR gabungan sempat melakukan penyisiran hingga 5 NM dari lokasi ditemukannya perahu kayu milik Borahing," tuturnya.

"Kemudian, pada pukul 07.10 WITA, tim SAR berhasil menemukan jasad Borahing selanjutnya langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarganya," terang Muhammad Arif Anwar.

Dengan ditemukannya jasad Borahing tersebut, pencarian nelayan hilang di perairan Majene dihentikan.

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian ini, terutama kepada masyarakat dan para nelayan yang ikut membantu selama proses pencarian hingga evakuasi korban," kata Muhammad Arif Anwar.

Ia mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan, agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya di wilayah perairan Sulbar yang tidak menentu.

Sebelumnya, Borahing dilaporkan hilang saat pergi melaut pada Selasa sore (22/2) sekitar pukul 18.00 WITA.

Namun, hingga pukul 23. 30 WITA nelayan yang berangkat melaut menggunakan perahu kayu tersebut belum pulang sehingga pihak keluarga dan masyarakat melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju yang menerima informasi terkait hilangnya nelayan tersebut pada Selasa malam (22/2)
sekitar pukul 23. 45 WITA langsung memberangkatkan tim rescue ke lokasi nelayan tersebut dilaporkan hilang

Hingga akhirnya pada hari ini, sekitar pukul 07.10 WITA, Borahing ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sejauh 1 NM dari lokasi hilangnya nelayan tersebut.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026