Logo Header Antaranews Makassar

KPU Minta Pendukung Cabup Buol Tahan Diri

Rabu, 4 Juli 2012 18:10 WIB
Image Print
Palu (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, meminta pendukung calon bupati yang unggul dalam penghitungan sementara pilkada di daerah itu tidak melakukan konvoi di jalan raya karena proses penghitungan belum berakhir.

"Tadi memang sempat ada konvoi di jalan dari salah satu pendukung, tapi kami sudah menyampaikan ke timnya agar menahan diri karena sekarang masih proses penghitungan sementara," kata anggota KPU Buol Abd Halim yang dihubungi dari Palu, Rabu.

Halim mengatakan, aktivitas yang reaktif atas hasil penghitungan pilkada sementara bisa memancing hal-hal yang tidak diinginkan dalam situasi politik Buol yang sedang kondusif dalam pelaksanaan pilkada.

Halim mengatakan, penghitungan cepat yang dilakukan KPU setempat perolehan suara sementara dipimpin oleh nomor urut 1, Amiruddin Rauf - Syamsuddin Koloi dengan persentase 50 persen.

Di urutan kedua ditempati pasangan nomor urut 3, Amran Batalipu - Machmud Baculu dengan peroleh suara sekitar 40 persen. Selebihnya kata Halim diperoleh dua pasangan lainnya yakni Syahril Pusadan - Ahmad Andi Makka dan pasangan Ramli Kadadia - Abdillah Bandung.

Dia mengatakan hingga Rabu sore, masih sekitar 25 persen TPS di Buol yang belum masuk dalam data penghitungan cepat KPU setempat.

Berdasarkan data KPU setempat jumlah pemilih sah sebanyak 90.262 orang. 46.822 pemilih laki-laki dan 43.440 pemilih perempuan.

Pemungutan suara berlangsung di 287 tempat pemungutan suara di 11 kecamatan.

Pemilih di Kecamatan Biau sebanyak 18.418 orang, Bokat 8.864 orang, Momunu 9.101 orang, Bunobogu 6.025 orang, Kecamatan Karamat 5.759 orang.

Pemilih di Kecamatan Paleleh 7.773 orang, Kecamatan Gadung 8.034 orang, Lakea 6.575 orang.
(T.A055/N005)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026