
Program Iasmo Bebas Lebih Cepat Lebih Baik

Makassar (ANTARA Sulsel) - Program Wali Kota/Wakil Wali Kota Makassar terpilih Ilham Arif Sirajuddin-Supomo Guntur (IASmo) saat kampanye tahun lalu diharapkan agar IASmo bebas harus lebih cepat lebih baik.
"Program IASmo bebas yakni, bebas dari lahir sampai mati harus lebih cepat dan lebih baik karena program itu ditunggu masyarakat Makassar," terang Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, di Makassar, Rabu.
Ilham mengaku semua program IASmo bebas yang dikampanyekan saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2008 lalu akan segera direalisasikannya. Hanya saja, kata Ilham, dirinya massih harus menunggu persetujuan dari DPRD.
"Beberapa program IASmo bebas sudah ada yang dinikmati oleh masyarakat Makassar seperti program jaminan kesehatan gratis dan pendidikan gratis," katanya.
Paket IASmo meluncurkan program bebas dari lahir hingga mati pada tahapan kampanye Pemilu Kepala Daerah Makassar tahun lalu. Janji tersebut mencantumkan bebas biaya persalinan dan pengobatan. Bebas biaya administrasi kependudukan (akta kelahiran, KK,dan KTP).
Selain itu, bebas biaya pendidikan dan angkutan anak sekolah, bebas biaya bantuan hukum, serta bebas biaya angkutan jenazah dan penguburan.
Untuk merealisasikan semua program IASmo bebas itu, kata Ilham, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Anis Kama sudah memasukkan anggaran tersebut pada draf Rancangan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (RAPBD) yang tinggal menunggu persetujuan DPRD Makassar.
Pemkot Makassar akan merealisasikan semua program IASmo setelah semua perangkat telah siap. "Kalau perangkat dan 'nomenklaturnya' sudah siap, masyarakat miskin tidak lagi dibebani dengan biaya-biaya tersebut," tandasnya.
Sementara itu, Medi salah seorang warga Sabutung Baru, Makassar mengaku jika program IASmo bebas sudah mulai dirasakannya. Salah satu program IASmo bebas yang dirasakannya yakni pengobatan gratis.
"Saya sudah merasakan program IASmo bebas seperti pengobatan gratis. Meskipun semua program yang ditawarkan belum saya rasakan, namun saya berharap agar program tersebut ecepatnya 'direalisasikan' oleh Wali Kota," harapnya.
(T.PK-MH/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
