Logo Header Antaranews Makassar

KPU Papua Diharapkan Bersikap Netral

Rabu, 19 Desember 2012 14:29 WIB
Image Print

Jayapura (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi (KPU) Papua, diharapkan bersikap netral dan bekerja sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang telah digariskan.

"KPU Papua harus bersikap netral dan independent, bekerja sesuai aturan yang berlaku dan berpijak kepada perundang-undangan," kata Ramses Ohee tokoh masyarakat Papua yang juga 'ondoafi' Waena di Jayapura, Rabu.

Menurut dia, KPU harus bertindak tegas dan bijak terkait pemilihan kepala daerah diwilayah itu agar nantinya tidak terjadi permasalahan ditengah masyarakat.

"Segala keputusan yang dikeluarkan oleh KPU Papua harus benar-benar mencerminkan dan mengacu kepada aturan yang berlaku. Dan tidak boleh berpihak kepada kandidat siapapun," katanya.

Kepada aparat keamanan, Ramses yang juga pelaku sejarah penentuan pendapat rakyat (Pepera 1969) meminta agar bisa bertindak bijak dilapangan saat menemukan suatu masalah ketika Pilkada sedang berlangsung. "Aparat TNI/POLRI harus bersikap netral, dan menjaga keamanan itu yang penting," katanya.

Disinggung terkait adanya kandidat cagub dan cawagub yang tidak lolos verivikasi oleh KPU, Ramses sampaikan bahwa hal itu harus diterima dengan legawa. "Saya kira mungkin belum waktunya, tapi masih ada periode yang akan datang dan hal itu bisa dilakukan lagi," katanya.

"Mari kita gunakan hak pilih kita secara bertanggung jawab," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua pada pekan kemarin telah menetapkan enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Papua 2013.

Keenam pasangan calon itu adalah pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal, Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya, MR Kambu-Blasius Pakage, Alek Hesegem-Marthen Kayoi, Wellington Wena-Waynand Watori dan Noak Nawipa-Jhon Wob.

Sementara pasangan yang dinyatakan gugur dalam rapat pleno KPU yang digelar Kamis (13/12) adalah pasangan Bas Suebu-Jhon Tabo, Jhon Karuba-Willy Magay dan Yan Yembisa-Hemskercke Bonai. (T.KR-ARG/E001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026