
Pemkab Mamuju Diminta Buat Perda Ternak Liar

Mamuju (Antara News) - Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat diminta membuat peraturan daerah (Perda) untuk mengantisipasi ternak yang dibiarkan berkeliaran pemiliknya mengganggu tanaman petani
"Pemerintah di Mamuju diminta membuat Perda tentang ternak agar tanaman jagung petani yang salama ini selalu dirusak dan dimakan ternak yang dibiarkan berkeliaran pemiliknya, tidak lagi dirusak dan dimakan sehingga petani tidak lagi mengalami kerugian," kata Anca, salah seorang petani Kecamatan Korossa Kabupaten Mamuju, Minggu.
Ia meminta agar pemerintah menyusun perda ternak yang mengatur denda kepada pemilik ternak yang membiarkan ternaknya berkeliaran mengganggu tanaman jagung milik warga setempat.
"Aturan tegas sangat dibutuhkan agar pemilik ternak sapi yang membiarkan ternaknya berkeliaran dan mengganggu tanaman jagung yang dikembangkan petani tidak lagi merugikan petani,"katanya.
Menurut dia, ternak sapi yang dibiarkan berkeliaran pemiliknya cukup meresahkan petani jagung karena membuat petani rugi karena tanamannya tak dapat dipanen akibat dirusak sehingga pemilik ternak juga harus tidak lagi membiarkan ternaknya berkeliaran karena mengganggu tanaman jagung petani. "Mestinya ternak tidak dibiarkan pemiliknya merusak tanaman jagung petani, misalnya dengan cara dibawa ke lapangan rumput yang luas untuk diberi makan, yang dianggap tidak mengganggu tanaman yang dikembangkan petani, atau dikandangkan saja,"katanya.
Ia mengatakan, selama ini petani jagung selalu rugi karena tanamannya rusak dan tidak maksimal dipanen, sementara pemilik ternak tidak perduli dan terus membiarkan ternaknya berkeliaran.
"Sapi yang datang cukup banyak dan bergerombol dan sulit dihalau petani jagung, petani sudah meminta pemilik ternak tidak membiarkan ternaknya berkeliaran tetapi tetap saja, ternak itu merusak tanaman petani,"katanya
Karena itu ia meminta pemerintah setempat bersikap tegas membuat aturan kepada masyarakat peternak sapi agar tidak lagi membiarkan ternaknya berkeliaran karena dianggap mengganggu tanaman jagung masyarakat
"Sangat kami harapkan pemerintah menjadi solusi masalah yang dihadapi petani jagung karena sudah lama mereka dirugikan peternak sapi yang mengganggu tanamannya," katanya. (Editor : M Yusuf)
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
