Logo Header Antaranews Makassar

Warga Mamuju Padati Pasar Tradisional

Senin, 14 Oktober 2013 21:30 WIB
Image Print
"Harga beberapa kebutuhan bergerak naik. Meski begitu, kita tak ada pilihan lain untuk tidak berbelanja karena lebaran akan segera tiba," kata Nirmalasari, salah seorang ibu rumah tangga.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, semakin memadati pasar tradisional untuk berbelanja kebutuhan Idul Adha 1434 Hijriah.

Pemantauan Antara di Mamuju, Senin, warga muslim yang ada di daerah ini sejak pagi hingga jelang malam, terlihat masih memadati pasar tradisional, seiring dengan tibanya momentum hari Raya Idul Adha.

Umumnya warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan lebaran seperti bumbu-bumbuan, ikan, telur, ayam, dan sayuran.

Meski terjadi lonjakan harga dari beberapa kebutuhan poko, namun masyarakat tetap saja antusias berbelanja.

"Harga beberapa kebutuhan bergerak naik. Meski begitu, kita tak ada pilihan lain untuk tidak berbelanja karena lebaran akan segera tiba," kata Nirmalasari, salah seorang ibu rumah tangga.

Harga yang paling menonjol bergerak naik kata dia, ayam kampung dari harga Rp55.000 kini menjadi Rp80.000/ekor, harga daging sapi biasanya Rp85.000/kilogram kini menjadi Rp95.000/kiliogram.

"Kami berbelanja secukupnya saja. Apalagi, lebaran akan segera tiba," ujarnya.

Hal senada disampaikan Juniarti, salah seorang warga kompleks BTN Axuri, bahwa harga kebutuhan bergerak naik dalam beberapa hari terakhir.

"Harga kebutuhan pokok telah bergerak naik jelang lebaran. Ini kami maklumi karena permintaan juga semakin meningkat," katanya.

Sementara itu, Usman (45), salah seorang pedagang di pasar tradisional mengakui, animo pembeli meningkat tajam sehari sebelum lebaran.

"Sejak pagi hingga sore ini pengunjung masih tetap ramai. Warga umumnya berbelanja untuk kebutuhan lebaran," katanya. Kaswir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026