
Timsel KPU Makassar Belum Putuskan Libatkan BNN

"Saya juga belum mengetahui apakah anggaran tes kesehatan itu satu paket dengan BNN atau tidak. Kita juga berkomitmen untuk lebih fokus dalam sekeksi selanjutnya," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim Seleksi KPU Makassar belum memutuskan akan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BBN) dalam tes kesehatan calon komisioner KPU yang akan dilakukan di RS Labuang Baji Makassar, November 2013.
Sekretaris Tim Seleksi KPU Makassar Firdaus Muhammad, di Makassar, Minggu, mengatakan untuk persoalan tersebut masih akan dibahas bersama seluruh tim. Pihaknya juga akan memperhatikan kondisi anggaran yang dibutuhkan untuk tes tersebut.
"Pemeriksaaan calon memang ada item narkoba. Namun saya belum tahu apakah kita melibatkan pihak luar termasuk BNN atau tidak. Kita juga masih akan berkoordinasi dengan Sabri yang memang bertanggung jawab soal anggaran," katanya.
Mengenai kemungkinan keterlibatan pihak BNN dalam tes kesehatan seluruh calon komisioner, kata dia, memang cukup beralasan. Namun dirinya kembali menegaskan jika persoalan itu akan didiskusikan bersama anggota timsel.
"Saya juga belum mengetahui apakah anggaran tes kesehatan itu satu paket dengan BNN atau tidak. Kita juga berkomitmen untuk lebih fokus dalam sekeksi selanjutnya," jelasnya.
Sementara itu, soal tes tertulis yang digunakan calon komisioner KPU Makassar dalam ujian calon sudah dimusnahkan ditempat dengan cara dibakar. Pihaknya juga memilih untuk tidak menyimpan lama demi menghindari hal yang tidak diinginkan.
Tim seleksi KPU Makassar telah melaksanakan tes tertulis bagi calon komisioner KPU Makassar. Dari tes yang digelar Sabtu pagi (2/11) tersebut hanya diikuti 103 peserta. Satu peserta lainnya bernama Pattawari memutuskan mengundurkan diri.
Mengenai alasan penguduran diri calon yang berprofesi sebagai dosen tersebut, dirinya mengaku tidak begitu mengerti. Pihaknya juga mengatakan bahwa pelaksanaan ujian tes tertulis telag berjalan lancar tanpa hambatan.
Untuk pelaksanaan ujian tertulis tersebut, pihaknya memberikan batas waktu selama 100 menit. Dari batas waktu yang diberikan itu secara umum dimanfaatkan seluruh peserta secara maksimal. Termasuk Incumbent Ketua KPU Makassar Nurmal Idrus.
Setelah pelaksanaan ujian yang dimulai sejak pukul 09.30 Wita-11 Wita tersebut, pihaknya akan segera melakukan pemeriksanaan Minggu (3/11).
Dari 103 nama yang tetap terdaftar, berasal dari berbagai profesi diantaranya dosen, guru, peneliti, swasta, wiraswasta, pensiunan PNS, pengacara, PNS, aktivis, LSM, anggota panwaslu Makassar hingga dari kalangan jurnalis. Agus Setiawan
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
