Logo Header Antaranews Makassar

Kapolrestabes Kumpulkan Pengelola Minimarket Sikapi Perampokan

Kamis, 9 Januari 2014 16:59 WIB
Image Print
"Kami akan segera memanggil dan mengumpulkan para pengelola mini market untuk mengantisipasi perampokan yang dilakukan oleh beberapa berandalan yang banyak beraksi di mini market," ujarnya di Makassar, Kamis.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Makassar Kombes Pol Wisnu Sanjaja akan memanggil dan mengumpulkan seluruh pengelola tempat perbelanjaan modern untuk mengantisipasi maraknya perampokan mini market.

"Kami akan segera memanggil dan mengumpulkan para pengelola mini market untuk mengantisipasi perampokan yang dilakukan oleh beberapa berandalan yang banyak beraksi di mini market," ujarnya di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, perampokan mini market seperti Alfamart, Indomaret serta Circle K yang kerap terjadi di Makassar itu juga karena pengamanannya yang longgar.

Padahal, menurut dia, pihaknya sudah mengerahkan personelnya dan semua jajaran Polsek untuk rutin melakukan patroli keliling demi mengantisipasi perampokan tersebut.

"Anggota selama ini sudah berusaha dan telah berhasil menangkap beberapa pelaku perampokan dan penyerangan selama ini. Tetapi masih ada juga terjadi. Jadi upaya yang kami lakukan kami akan mengumpulkan pihak-pihak Indomaret dan Alfamart serta pusat perbelanjaan lainya," katanya.

Aksi para perampokan dan penjarahan yang dilakukan oleh sekelompok orang di Makassar telah banyak meresahkan warga karena para perampok itu menggunakan senjata taham seperti parang dan anak panah.

Bahkan jika para gerombolan itu berpapasan dengan pengguna lainnya juga, tidak sedikit yang menjadi korban pembacokan dan penyerangan oleh para perampok tersebut.

Mantan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Sulselbar itu mengatakan rencana pengumpulan ini, guna memberikan solusi untuk mengantisipasi terjadinya perampokan susulan.

"Kami imbau kepada pemilik atau pihak tersebut untuk merekrut pengamanan atau Satpam untuk mengamankan tempat perbelanjaan, sebab jika ada yang amankan ini tentunya bisa meminimalisir kejadian ini," jelasnya.

Selain meminta pihak pertokoan untuk merekrut pengamanan. Pihak kepolisian tetap akan melakukan patroli di tempat-tempat yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan itu.

"Untuk penempatan personil belum mengarah kesana karena jumlah personel belum memadai, tetapi lebih efektifnya jika dilakukan perekrutan Satpam," ungkap Kombes Pol Wisnu Sanjaja. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026