
Pasar Pabaeng-baeng Jadi Percontohan

"Sebelumnya kita pernah melakukan pembangunan infrastruktur tapi karena minimnya kapasitas SDM yang dimiliki akibatnya, bangunan terbengkalai dan orangnya juga tidak berubah. Kita tidak ingin seperti itu," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar bersama PT Unilever menyiapkan Pasar Pabaeng-baeng sebagai pasar tradisional percontohan di Makassar.
"Kita tengah mempersiapkan Pasar Pabaeng-baeng sebagai percontohan pasar sehat. Tujuannya selain karena di situ juga merupakan daerah penilaian Adipura, tapi itu bukan tujuan utama. Intinya bagaimana kita melakukan penguatan kelembagaan dulu untuk membangkitkan awarenes masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.
Ia mengatakan, proyek percontohan Pasar Pabaeng-baeng menjadi pasar sehat itu sudah lama menjadi penggodokan Pemkot Makassar bersama PT Unilever dan dia bertekad tahun ini harus segera teralisasi.
Deng Ical, panggilan akrab wakil wali kota juga berharap pembentukan pasar sehat yang juga merupakan salah satu program andalan Pemkot ini bisa semakin meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat sehingga lingkungan senantiasa bersih dan nyaman.
Ia juga meminta kepada segenap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menjadikan program tersebut menjadi program bersama dan bersinergi dengan lembaga-lembaga lainnya sehingga mampu mewujudkan terbentuknya pola pikir masyarakat yang peduli dengan lingkungan.
Direktur Eksekutif Yayasan Peduli Negeri (YPN) Saharuddin sebagai LSM yang dipercayakan PT Unilever menjelaskan bahwa inti dari program yang dilakukan adalah pembentukan pola pikir masyarakat yang terdiri dari pengelola pasar, pedagang, dan warga pasar.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pembangunan infrastruktur tetapi lebih kepada pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tempat tersebut.
"Sebelumnya kita pernah melakukan pembangunan infrastruktur tapi karena minimnya kapasitas SDM yang dimiliki akibatnya, bangunan terbengkalai dan orangnya juga tidak berubah. Kita tidak ingin seperti itu," katanya.
Dia menjelaskan, bahwa target dari program pasar sehat ini adalah terbentuknya 30 kader penggerak MTR, yang akan membina 691 kios dari 400 pedagang yang terdaftar.
Sahar juga mengatakan bahwa kader yang dibentuk ini juga diharapkan mampu memberi motivasi pada 2000 pengunjung pasar agar semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri SKPD terkait yakni, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, PD Pasar, dan PKK kota Makassar. Tanpak juga ketua MTR Burhanuddin yang juga merupakan Asisten III Setda Kota Makassar.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
