Logo Header Antaranews Makassar

PDAM Makassar Ingatkan Waspadai Calo

Sabtu, 13 September 2014 16:59 WIB
Image Print
"Karena sudah ada puluhan laporan yang mengaku tertipu oleh calo yang mengaku sebagai petugas atau karyawan PDAM," kata Idris di Makassar, Sabtu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kabag Humas PDAM Makassar M Idris mengatakan, masyarakat hendaknya mewaspadai praktik calo untuk mendapatkan fasilitas layanan air bersih PDAM.

"Karena sudah ada puluhan laporan yang mengaku tertipu oleh calo yang mengaku sebagai petugas atau karyawan PDAM," kata Idris di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, warga Kota Makassar yang ingin menjadi pelanggan dapat mendaftarkan langsung ke kantor PDAM di Jalan Dr Ratulangi, Makassar.

Menurut dia, cukup melengkapi berkas pendaftaran dengan dokumen berupa coto copy KTP, KK dan PPB. Setelah pemasukan berkas pendaftaran, petugas PDAM akan melakukan survei lokasi dan kemudian memasangkan pipa sambungan jika verifikasi di lapangan sudah rampung.

"Jadi, jangan mau diiming-imingi oleh oknum yang mengaku petugas PDAM dengan memberikan harga `miring` atau kemudahan proses pendaftaran," katanya.

Demikian pula, jika layanan PDAM di rumah mengalami kerusakan, pastikan jika petugas PDAM yang sesungguhnya yang memperbaiki, sehingga tidak ada lagi warga yang tertipu akibat ulah oknum yang mengaku petugas kemudian meminta ongkos perbaikan.

Sementara mengenai gangguan instalasi pipa PDAM dari DAM Bilibili beberapa hari terakhir, dia mengatakan, karena ada perbaikan pipa sehingga pelanggan PDAM tidak mendapatkan suplai air bersih kurang lebih empat hari.

"Apabila kerusakan ringan, biasanya hanya dilakukan pemadaman sekitar dua saja untuk melakukan perbaikan," ujarnya.

Setelah perbaikan instalasi pipa air itu, lanjut dia, diharapkan aliran air bersih dari PDAM kembali normal dan warga Kota Makassar dapat menggunakannya secukupnya.

Hal itu dimaksudkan, agar tidak terjadi pemborosan air bersih, agar distribusi air bersih dapat dirasakan semua pelanggan baik di dalam pusat Kota Makassar hingga di wilayah perbatasan kota. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026