
50 Peserta Lelang Jabatan Tes Akhir

"Mereka yang telah lulus pada ujian awal dan telah terseleksi ini sudah memulai tes wawancara dan ujian ini untuk camat terlebih dahulu," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Makassar Muh Kasim Wahab di Makassar, Jumat.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dari ratusan pendaftar yang mengikuti seleksi calon Camat di Makassar, sebanyak 50 peserta yang maju pada tes lanjutan dan dari jumlah itu akan dikerucutkan menjadi 14.
"Mereka yang telah lulus pada ujian awal dan telah terseleksi ini sudah memulai tes wawancara dan ujian ini untuk camat terlebih dahulu," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Makassar Muh Kasim Wahab di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, 50 peserta yang lolos pada tahap kedua ini berhasil menyelesaikan tes awal yakni ujian tertulis yang dilaksanakan oleh panitia tim seleksi (Timsel) lelang jabatan beberapa waktu lalu.
Dari 50 peserta ini kemudian akan bersaing ketat hingga tersaring menjadi 14 camat sesuai dengan jumlah kecamatan di Makassar. Apalagi, dari jumlah itu, 14 diantaranya adalah incumbent camat.
Sebelumnya ke-50 peserta ini mengikuti ujian tertulis bersama ratusan calon lurah lainnya untuk untuk menduduki posisi 14 camat dan 143 lurah di Kota Makassar.
"Kita memilih empat hari tes wawancara. Hari ini sebanyak 50 calon camat mengikuti tes wawancara dan diprioritaskan tuntas hari ini. Besok baru lurah, karena jumlahnya 250 lebih jadi kita ambil empat hari untuk lurah," jelasnya.
Mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu menyatakan, lelang jabatan yang dilaksanakan oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto merupakan yang pertama kali digelar selama pemerintahan di Makassar berjalan.
Terobosan yang ditempuh oleh wali kota ini mengambil contoh kesuksesan dari Gubernur Joko Widodo yang pada pemerintahan pertamanya menjadi Gubernur di DKI juga menggelar itu.
"Kita ingin membuktikan kepada masyarakat jika yang menduduki jabatan-jabatan pelayanan publik itu betul-betul orang yang paham dengan pelayanan, makanya seleksinya ketat," terangnya.
Kasim menjelaskan, kualitas dari panitia seleksi lelang jabatan ini mewakili unsur masing-masing seperti akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), Ombudsman, dari LAN, tokoh media pemerintah dan tokoh mayarakat.
"Tes wawancara merupakan tahapan akhir dari semua rangkaian. Selanjutnya kita akan meminta hasilnya dari tim pansel, sedangkan untuk penetapannya kita kembalikan ke Baperjakat dan Pak Wali," tuturnya.
Selain itu, Kasim menerangkan jika 14 camat berhasil terpilih, maka mereka semua akan dilibatkan untuk menentukan lurah yang akan ditempatkan di wilayahnya masing-masing.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang hadir meninjau jalannya tes mengatakan tujuan lelang jabatan ini untuk membuat pondasi yang kuat dalam birokrasinya.
"Inti dari masalah dan pemecahan masalah sebenarnya ada pada camat dan lurah. Olehnya mereka harus kuat, caranya prosesnya harus teruji dan prosedur yang baku ditambah kreatifitas," papar Danny. M Taufik
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
