Mamuju (ANTARA) - Polresta Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengerahkan 150 personel dalam rangka pengamanan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.
Kapolresta Mamuju Komisaris Besar Polisi Ardi Sutriono, pada apel pengecekan personel pengamanan malam takbiran, Minggu mengatakan, ke-150 personel itu disiagakan di berbagai titik strategis di Kota Mamuju.
"Ke-150 personel pengamanan malam takbiran itu disiagakan dan disebar ke berbagai titik strategis, seperti masjid-masjid, pusat kota dan ruas jalan utama untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta potensi gangguan keamanan," kata Ardi Sutriono.
Kapolresta menegaskan bahwa pengamanan tersebut bertujuan memastikan kelancaran perayaan malam takbiran serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
"Malam takbiran merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Oleh karena itu, kami harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakannya. Seluruh personel diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Ardi Sutriono
Selain penempatan personel di sejumlah titik strategis, Polresta Mamuju lanjut Kapolresta, juga akan melaksanakan patroli skala besar guna mencegah tindak kriminalitas dan penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan masyarakat.
"Kami juga mengerahkan personel melalui patroli berskala besar untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas dan mencegah penggunaan petasan serta kembang api yang dapat memicu terjadinya kebakaran," tegas Ardi Sutriono.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat di Mamuju agar tetap menjaga ketertiban selama malam takbiran dengan tidak melakukan konvoi kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan malam kemenangan ini dengan penuh kebahagiaan, namun tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan demi keamanan bersama. Mari kita rayakan Idul Fitri dengan aman dan damai," kata Ardi Sutriono.