Makassar (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeswan) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan sebanyak 136.817 ribu hewan siap kurban, tersebar di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel untuk Hari Raya Idul Adha 1446 Hijiriah, Tahun 2025.
"Jumlah hewan kurban mungkin ada kenaikan tahun ini di banding tahun lalu, tapi kenaikannya tidak signifikan. Karena tergantung kondisi ekonomi masyarakat kita," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel Nurlina Saking di Makassar, Rabu.
Dari jumlah 136.817 ekor hewan kurban berdasarkan data sementara terdiri dari sebanyak 80.665 ekor sapi, 50.876 ekor kambing serta 5.276 ekor kerbau.
Sebaran hewan kurban terbanyak berada di Kabupaten Luwu Utara sebanyak 10.283 ekor, disusul Kabupaten Bone 9.187 ekor, Kabupaten Sinjai berjumlah 8.417 ekor sapi.
Selanjutnya, 3.471 ekor kerbau di Kabupaten Luwu Utara, dan di Kabupaten Tana Toraja 870 ekor serta Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 589 ekor.
Untuk hewan kurban jenis kambing, terbanyak di Kabupaten Jeneponto 36.082, kemudian Luwu Utara 3.525 ekor dan Kepulauan Selayar 2.537 ekor.
Menurut Nurlina, sejauh ini ketersediaan stok ternak jelang Hari Raya Kurban dinilai cukup. Dan bila dibandingkan tahun lalu hewan ternak sekitar 45 ribuan ekor, artinya ketersediaan ternak tahun ini surplus.
"Untuk ketersediaan ternak lokal kita cukup saat ini memenuhi permintaan hewan kurban di Sulsel," katanya menambahkan.
Secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Jufri Rahman mengingatkan agar distribusi hewan kurban diprioritaskan bagi warga prasejahtera atau kurang mampu sesuai arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak menggunakan kantong plastik kresek sekali pakai saat menyalurkan daging kurban. Hal itu merujuk Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI nomor 04 tahun 2025.
"Disampaikan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kesejahteraan lingkungan, tidak menggunakan plastik yang susah terurai. Apalagi kita akan memperingati hari lingkungan pada 5 Juni dan lebaran 6 Juni 2025," tuturnya menekankan.

