Logo Header Antaranews Makassar

DKP Sulbar sosialisasikan aksi perubahan Cinta Pangan ke penerima MBG

Rabu, 10 September 2025 18:39 WIB
Image Print
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abdul Waris Bestari. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan sosialisasi dan koordinasi aksi perubahan Cerdas Informasikan dan Tumbuhkan Aksi Peduli Pangan (Cinta Pangan) kepada penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mamuju.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abdul Waris Bestari di Mamuju, Rabu, mengatakan aksi itu bagian dari "Gerakan Selamatkan Pangan" ditujukan kepada siswa penerima program MBG dan penerima manfaat program Badan Gizi Nasional.

"Program ini menekankan pada edukasi pencegahan dan pengurangan sisa pangan di lingkungan sekolah," kata dia.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah dan dewan guru SDN Tahayahaya, tim Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, serta perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Karema 2 Mamuju.

Pada kegiatan tersebut, dibahas langkah strategis untuk mendukung pencapaian visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, khususnya misi ketiga dalam membangun SDM unggul dan berkarakter, serta misi keempat dalam membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Kepala Bidang Ketersediaan, Sumberdaya dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Sofiawati Sofyan menjelaskan tahapan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua bulan ke depan itu.

"Kegiatan Cinta Pangan ini akan dilaksanakan selama dua bulan ke depan, dengan pendekatan kolaboratif yang mengedepankan edukasi, partisipasi aktif siswa, serta pendampingan oleh guru dan tenaga pendidik," kata dia.

Pada pelaksanaan Gerakan Cinta Pangan, katanya, akan dilakukan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa terkait dengan isu pangan dan gizi serta promosi dan kampanye bersama yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, BGN, guru, sekolah, serta siswa sebagai agen perubahan.

"Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya mengelola makanan secara bijak, menghindari pemborosan, serta menanamkan nilai-nilai karakter peduli terhadap sesama dan lingkungan," kata Sofiawati.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026