Makassar (ANTARA) - Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Makassar agar mewaspadai aktivitas keuangan ilegal.
"Pentingnya ASN sebagai teladan dalam pengelolaan keuangan yang sehat, mengingat maraknya tawaran investasi dan layanan keuangan ilegal yang berisiko tinggi," ujar Aliyah Mustika Ilham di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Ia menuturkan ASN memegang peranan penting tidak hanya sebagai pengelola pelayanan publik, tetapi juga sebagai contoh bagi masyarakat.
Ia pun meminta ASN menjadi garda terdepan dalam praktik keuangan yang sehat, mulai dari pengelolaan gaji, menabung, mengatur anggaran keluarga, pengelolaan utang yang bijak, hingga mempersiapkan masa pensiun dengan perencanaan yang baik.
"Literasi dan inklusi keuangan penting agar ASN memahami dan bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun keluarga," katanya.
Aliyah juga berterima kasih kepada PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sulawesi Mandiri yang telah memberikan edukasi dan literasi keuangan bagi para ASN.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi dapat berkelanjutan, serta menjadikan BPR Sulawesi Mandiri sebagai mitra terpercaya bagi ASN dan masyarakat Makassar,” terangnya.
Kegiatan sosialisasi itu juga menjadi sarana sosialisasi produk dan layanan perbankan BPR Sulawesi Mandiri, seperti tabungan, deposito dan kredit, agar ASN dapat membuat keputusan finansial yang tepat dan terhindar dari praktik keuangan ilegal.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham turut menerima cenderamata dari BPR Sulawesi Mandiri dalam rangka kegiatan sosialisasi literasi dan edukasi keuangan.

