
DANA OPERASIONAL PANWASLU MAKASSAR RP1,5 M

Makassar, 25/11 (ANTARA) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar akan memperoleh alokasi dana operasional pemilu legislatif 2009 sebesar Rp1,2 miliar dari Badan Pengawas Pemilu (Bapilu).
"Anggaran itu akan dimanfaatkan panwas untuk operasional hingga Desember 2009," kata Ketua Panwaslu Kota Makassar, Abdul Haeba Ramli, di Makassar, Selasa.
Dia mengungkapkan, pihaknya saat ini masih menunggu kucuran anggaran dari Bawaslu, terkait panwas masih melakukan perampungan pembentukan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pembentukan PPL, lanjut dia, merupakan syarat pencairan anggaran itu yang mewajibkan setiap bendahara dan sekertaris PPL harus berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dia menyatakan, alokasi anggaran panwaslu kota akan dicairkan untuk operasional selama tiga bulan ke depan, sementara dana operasional setiap PPL di tingkat kecamatan sebesar Rp35 juta yang akan digunakan untuk dua bulan, sedangkan PPL di tingkat kelurahan akan memperoleh dana operasional setiap bulan sebesar Rp2,5 juta.
"Dana PPL di tingkat kelurahan itu dimanfaatkan untuk penyewaan kendaraan operasional yakni sepeda motor dan honor petugas," urainya.
Sementara itu, Bawaslu akan mencairkan anggaran operasional kepada tujuh Panwaslu Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam pekan ini.
Ketua Panwaslu Sulsel, Muhammad Alhamid mengatakan, ketujuh Panwaslu itu yakni Panwaslu Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Toraja, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar.
"Untuk tahap awal, Makassar mendapat dana Rp100 juta," ujarnya. ***3***
(T.PK-HK/C/F003/F003) 25-11-2008 22:07:06
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
