
PKB Sulsel: penentuan bakal calon bupati objektif

"Kami akan objektif dalam memutuskan bakal calon bupati dan wakil bupati di 11 kabupaten di Sulsel ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Selatan menyatakan penentuan bakal calon bupati dan wakil bupati akan dilakukan secara objektif berdasarkan semua ketentuan yang dipersyaratkan.
"Kami akan objektif dalam memutuskan bakal calon bupati dan wakil bupati di 11 kabupaten di Sulsel yang akan diusung mengikuti pemilihan kepala daerah pada Desember 2015," ujar Sekretaris DPW PKB Sulawesi Selatan, Ahmad Sunnary di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, penentuan bakal calon kepala daerah baik pada posisi Bupati ataupun Wakil Bupati harus memenuhi semua persyaratan yang salah satunya adalah lulus dari uji kelayakan dan kepatutan.
"Akhir pekan lalu, kami sudah laksanakan fit and proper test dan karena keterbatasan waktu serta banyaknya pendaftar, maka kami akan laksanakan kembali fit-nya besok, Kamis (14/5)," katanya.
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dilakukan oleh tim Desk Pilkada. PKB Sulsel menjamin objektivitas penentuan bakal calon bupati dan wakil bupati tersebut.
"Keputusannya merupakan kewenangan DPP PKB, namun hasil uji kelayakan akan kami kirim segera dan tentu menjamin objektivitasnya," tambah Sunnary.
Uji kepatutan dan kelayakan melibatkan tim penguji dari kalangan profesional atau akademisi yang menguasai bidang pemerintahan, pembangunan, ekonomi dan pelayanan sosial. Juga melibatkan perwakilan Nahdliyin, tokoh pemuda dan salah satu konsultan politik.
Peserta uji kelayakan disesuaikan dengan calon yang telah mendaftar di DPC PKB kabupaten. Para pendaftar harus melamar di DPC masing-masing yang kemudian ditentukan oleh tim Desk Pilkada.
"Ini mekanisme PKB dalam menentukan calon Bupati, dan telah melalui ketetapan DPP. Tes tersebut juga akan menggodok peringkat calon bupati dan wakil yang akan dikirim ke pusat," jelas Abd Rahman, Ketua Desk Pilkada.
Menurut dia, pola rekrutmen calon bupati yang diusung PKB ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarkat, dan pembangunan daerah.
"Hasilnya kita diskusikan secara mendalam. Nanti mengerucutnya ke mana, PKB tetap solid. Hasil nanti akan menjadi pertimbangan DPP," tandasnya. T Susilo
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
