Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel targetkan enam atlet lolos PON

Sabtu, 26 September 2015 17:37 WIB
Image Print
"Kami lihat tujuh atlet yang kita turunkan mempunya potensi lolos. Namun jika melihat ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengprov Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia Sulawesi Selatan menargetkan enam dari tujuh atlet yang diturunkan mampu merebut tiket PON pada babak kualifikasi Pekan Olahraga (PON) di Jakarta, 29 September - 4 Oktober 2015.

Sekretaris Umum PSAWI Sulsel, Ismail Sellery di Makassar, Sabtu, mengatakan tujuh atlet yang akan memperkuat Sulsel pada umumnya punya pengalaman dan potensi meraih hasil maksimal antara lain Janur Angga, Baiq Jati, Amanda Salsabilla, Adinda Salsabita, Andi Siti Rafika Ilham, serta Fahriansyah.

"Kami lihat tujuh atlet yang kita turunkan mempunya potensi lolos. Namun jika melihat persaingan maka kita berharap bisa meloloskan empat hingga enam atlet tampil di PON Jabar 2016," jelasnya.

Dia menjelaskan peluang meraih hasil maksimal termasuk lolos PON 2016 memang masih terbuka lebar. Apalagi beberapa atlet Sulsel telah membuktikan kualitasnya saat tampil di kejuaraan nasional kelompok umur di Jakarta, 20-25 Januari 2015.

Modal ini diharapkan bisa mengangkat motivasi dan mental atlet sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya meski berlaga di luar negeri.

Terkait kualitas lawan di Pra-PON, dirinya tetap memberikan kewaspdaan terhadap tim DKI Jakarta. Selain akan tampil sebagai tuan rumah juga karena tim ibukota itu memang banyak diperkuat para pemain pelatnas.

Menurut dia, untuk merebut medali tentu bukan hal mudah. Namun fokus utama Sulsel pada babak kualifikasi memang untuk bisa meloloskan atlet sebanyak mungkin ke PON 2016.

"Kami juga meminta setiap atlet untuk tidak gentar meski harus berhadapan dengan atlet pelatnas. Untuk merebut medali memang akan lebih sulit dan untuk lolos tentu kita tetap optimistis," katanya.

Sementara terkait pelaksanaan kejuaraan ski air dan wakeboard Malaysia-Indonesia (Malindo) 2015 di Malaysia, dirinya mengaku jika agenda itu batal terlaksana. Pihak penyelenggara juga tidak menjelaskan secara rinci alasan pembatalan.

Kejuaraan ini sebenarnya dipersiapkan sebagai ajang uji coba tim Sulsel sebelum mengikuti Pra-PON. Keterlibatan sejumlah atlet di kejuaraan Malindo juga diharapkan semakin meningkatkan mental dan kemampuan atlet agar bisa tampil dan meraih hasil maksimal di pra-PON 2015.

Namun rencana itu tidak dapat terlaksana setelah pembatalan. Kondisi itupun yang membuat Sulsel terpaksa hanya fokus mempersiapkan diri di Makassar.

"Kami tetap percaya diri mampu meraih hasil maksimal pada babak kualifikasi. Mudah-mudahan seluruh atlet mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat pertandingan,"ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026