
KPU Sulsel terima Keppres libur nasional Pilkada

"Kami sudah menerima salinan putusannya sejak kemarin tanggal 23 November. Semoga dengan adanya ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan telah menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 2015 yang menerangkan sebagai libur nasional pada 9 Desember karena adanya pemilihan kepala daerah serentak di Indonesia.
"Kami sudah menerima salinan putusannya sejak kemarin tanggal 23 November. Semoga dengan adanya libur nasional itu partisipasi pemilih meningkat," kata Ketua KPU Sulsel Muh lqbal Latief di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, dengan libur nasional itu, KPU berharap calon pemilih berjumlah 2.580.248 di 11 kabupaten yang menggelar Pilkada di Sulsel dapat meluangkan waktunya untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).
Iqbal berharap dengan adanya Keppres ini, pihak swasta bisa langsung memberlakukannya karena di Sulsel ada dua perusahaan jumlah pemilihnya sangat besar, yakni PT Semen Tonasa dan PT Vale.
"Ada dua perusahaan besar di Sulsel, PT Semen Tonasa dan PT Vale. Setiap pilkada maupun pemilu, kedua perusahaan ini tidak pernah meliburkan pegawainya dan ini sudah ada Keppresnya," katanya.
Menurut dia, pertimbangan 9 Desember 2015 ditetapkan sebagai hari libur nasional yakni memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya.
Apalagi berdasarkan data yang ada di Sulsel, selama lebih dari 10 tahun partisipasi pemilih selalu kurang dari 80 persen, baik pada momen pemilihan umum legislatif, pemilihan presiden, pemilihan gubernur, wali kota dan bupati.
"Semoga partisipasi pemilih bisa meningkat drastis tahun ini. Pemilu dan Pilkada sebelum-sebelumnya itu kurang dari 80 persen dan semoga tahun ini sudah bisa capai 80 persen," harapnya.
Sebelumnya, sebanyak 11 Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah serentak bersepakat untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih dan target terendah adalah 80 persen.
"Dua hari rapat koordinasi yang kita selenggarakan di Kantor KPU Sulsel ini menghasilkan banyak kesimpulan dan kesepakatan yang salah satunya adalah target peningkatan partisipasi pemilih di 11 pilkada," ujar Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia KPU Sulsel Faisal Amir.
Dia mengatakan, target yang disepakati oleh para komisioner di 11 KPU itu disebutnya sebagai target realistis. Meskipun ada beberapa daerah yang tingkat partisipasinya rendah.
"Kita optimistis tingkat partisipasi meningkat dari pemilihan umum legislatif tahun lalu. Para komisioner mengaku punya cara untuk meningkatkan partisipasinya dan itu kita nantikan," katanya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
