Logo Header Antaranews Makassar

BPMPD Luwu Timur gelar diklat pendamping desa

Kamis, 3 Desember 2015 04:46 WIB
Image Print
"Tujuan kegiatan ini untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak antarpendamping desa...

Luwu Timur, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Luwu Timur menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) tenaga teknis bagi para pendamping desa guna meningkatkan kemampuan serta keterampilan mereka.

Kepala BPMPD Andi Tabacina Akhmad, di Luwu Timur, Rabu, mengatakan diklat yang digelar 1-3 Desember 2015 itu diikuti 73 peserta yang terdiri atas enam tenaga ahli, 17 pendamping desa, 23 pendamping lokal dan 37 kader pemberdayaan masyarakat atau KPMD.

"Tujuan kegiatan ini untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak antarpendamping desa terutama dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan terhadap pembangunan desa hingga pemberdayaan masyarakat desa," katanya.

Adapun materi diklat, kata dia, mencakup kebijakan kewenangan pemerintah desa, struktur organisasi pemerintah desa, pedoman teknis peraturan desa, prioritas penggunaan dana desa tahun 2016, hingga singkronisasi perencanaan daerah dengan perencanaan desa dan potensi dan antisipasi temuan dalam pengelolaan keuangan desa.

Sementara itu, Staf Ahli Pembangunan Lutim, La Besse mengatakan pendamping desa punya peran yang penting dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya desa, agar aparatur pemerintah desa dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Disamping itu juga, para pendamping desa diharapkan untuk menjadi dinamisator pelaksanaan pembangunan di desa.

"Sebagai dinamisator, maka kehadiran saudara diharapkan dapat menggerakan fungsi-fungsi kelembagaan yang ada di desa sehingga dapat berjalan dan bersinergi dalam upaya mensukseskan program pembangunan perdesaan" jelasnya.

Ia optimis dengan dukungan tenaga pendamping di desa kelak dapat membawa manfaat yang besar bagi perubahan kultur, pola pikir dan managemen penyelenggaraan pembangunan di desa, serta sebagai salah satu upaya untuk mensukseskan program-program prioritas yang telah disusun sebelumnya.

"Kami optimistis dengan keberadaan tenaga pendamping desa akan memberikan dampak positif bagi perubahan kultur dan pola pikir masyarakat dalam penyelengaraan pembangunan desa," ujarnya.

Sebelumnya, BPMPD Lutim juga telah menggelar sejumlah kegiatan demi meningkatkan potesi masyarakat diantaranya melaksanakan ajang Lomba Kreasi dan Inovasi Teknologi tepat guna 2015 tingkat kabupaten, pada Oktober 2015.

Untuk kegiatan ini sendiri sebagai upaya menjaring dan merangsang keinginan masyarakat agar dapat mengetahui potensi dan sejauh mana kreasi masyarakat, termasuk bertujuan menumbuh kembangkan ide-ide kreatif dan inovatif.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026