Logo Header Antaranews Makassar

MENTERI KELAUTAN SIAP BANTU 40 UNIT RUMPON

Senin, 1 Desember 2008 06:11 WIB
Image Print

Ambon, 1/12(ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numbery menyatakan siap merealisasi janjinya membantu para nelayan di Maluku sebanyak 40 unit rumpon pada APBN tahun 2009.

"Saya sudah dijamin pak menteri di Jakarta beberapa waktu lalu mengenai janjinya untuk memberikan bantuan 40 unit rumpon guna mendukung pengembangan usaha para nelayan di Maluku," kata Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu di Ambon, Senin.

Menurut gubernur, menteri mengecek arahan bagi Dinas Perikanan dan Kelautan Maluku untuk melakukan verifikasi tempat penyaluran 40 unit rumpon tersebut agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

"Saya menjamin arahannya sudah direalisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Maluku bahkan para nelayan yang akan menerima bantuan rumpon itu sudah disiapkan," tambahnya.

Ke-40 unit rumpon yang telah diverifikasi tempatnya tersebar di Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) dan Kabupaten Maluku Tengah.

Kabupaten lainnya yakni Seram Bagian Timur(SBT), Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Kota Tual serta dua Kabupaten pemekaran baru yakni Buru Selatan dan Maluku Barat Daya(MBD) diprogramkan untuk tahun anggaran berikutnya.

Para nelayan Maluku, kata gubernur, sebenarnya membutuhkan 160 unit rumpon dan diharapkan bisa direalisasi secara bertahap.

Kadis Perikanan dan Kelautan Maluku Romelus Far-Far secara terpisah mengemukakan, penangkapan ikan di Maluku yang potensinya sekitar 1,64 juta ton/tahun baru dimanfaatkan sekitar 42 persen atau 458 ribu ton/tahun.

Ini menunjukkan bahwa peluang penangkapan ikan laut untuk dieksplotasi dalam skala besar oleh investor agar memberikan kontribusi bagi PAD masih sangat besar sehingga memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah.

"Prospek strategis inilah yang memotivasi pemerintah untuk membantu para nelayan dengan berbagai sarana dan fasilitas sehingga bisa meningkatkan produksi yang pada akhirnya menyejahterakan masyarakat pesisir tersebut," katanya. ***2***
(U.L005/ABN1)

(T.L005/C/R007/R007) 01-12-2008 08:05:23