Logo Header Antaranews Makassar

PKB Wajo latih kader militannya

Rabu, 9 Maret 2016 21:57 WIB
Image Print
Hasil Mukernas DPP PKB bulan lalu mewajibkan DPC melakukan kaderisasi...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan memberikan pelatihan khusus terhadap kader militannya untuk persiapan pemilihan kepala daerah maupun pemilihan umum 2019.

"Hasil Mukernas DPP PKB bulan lalu mewajibkan DPC melakukan kaderisasi, untuk itu kami di Wajo mulai menginisiasi sebagai tempat pertama penyelengaraan kaderisasi di Sulsel pasca Mukernas," jelas Ketua DPC Kabupaten Wajo, Sumardi Arifin di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, meski Pilkada Wajo baru akan digelar 2018 dan Pemilihan Legislatif 2019, Partai besutan Muhaimin Iskandar ini tengah maraton melakukan pelatihan kader militan.

PKB Wajo juga kian serius menggerakkan mesin partainya dengan melakukan sejumlah agenda-agenda kepartaian. Salah satunya dengan menghelat Pendidikan Kader Pertama (PKP-PKB) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo pada Senin 14 Maret 2016.

Sumardi mengharapkan kader yang telah dilatih nantinya, akan menjadi juru bicara partai dan akan menjadi penyebar informasi terkait PKB dan sejumlah kebijakan strategis partai, baik kebijakan partai di level nasional dan daerah.

Dia menambahkan, agenda pelatihan khusus ini akan diikuti sekitar 100 kader, dari 14 Kecamatan di kabupaten penghasil sutera tersebut.

"DPP PKB hanya membatasi perangkatan 100 orang saja, sehingga ratusan kader lainnya menunggu giliran kaderisasi selanjutnya," tambah Sumardi.

Iapun mengungkapkan, pihakya telah mengkonfirmasi kehadiran Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB, Abdul Kadir Karding, juga telah berkonsultasi dengan Desk Kaderisasi DPP PKB dan DPW PKB Sulsel.

Ketua DPW PKB Suslel yang dikonfirmasi prihal ini mengatakan, dipilihnya Wajo sebagai kabupaten yang pertama melaksanakan kaderisasi, selain kesiapan pengurus PKB di daerah berjuluk Lamadukeleng tersebut, juga dilandasi perihal sejarah Islam ahlu sunah Wal Jamaah di Sulsel yang juga di mulai penyebarannya dari Kabupaten Wajo.

"Kita tahu bersama Syeikh Jamaluddin Al Akbar Al Husain merupakan kakek dari 4 Wali Songo dan pernah melakukan penyebaran Islam di Sulsel, pusatnya di Tosora Wajo," Kata Azhar.

Kaderisasi di PKB, menurut Azhar, diselenggarakan sebagai upaya pendidikan politik untuk menciptakan kader miltan dan kesadaran politik masyarakat. Proses ini dianggap penting, sebagai bentuk perlawanan terhadap deparpolisasi yang menguat saat ini.

"Kita berharap, kader partai akan menyebarkan pemahaman bahwa politik adalah arena perjuangan bersama, selain memastikan mesin partai berjalan, juga dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan Islam rahmatan lilalamin," pungkasnya.

Agenda kaderisasi ini, juga akan dirangkaikan ramah tamah dan silaturahim dengan Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru. Juga ziarah makam di jejak Islam tertua di Sulsel Syeikh Jamaluddin Al Akbar Alhusain.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026