Logo Header Antaranews Makassar

BI Sulbar Minta BUMD Dimaksimalkan

Minggu, 23 April 2017 19:37 WIB
Image Print

Mamuju (Antara Sulbar) - Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat meminta agar sumber daya alam (SDA) minyak dan gas (Migas) serta badan usaha milik daerah (BUMD) dimaksimalkan untuk membangun ekonomi daerah.

Kepala BI Sulbar Dadal Angkoro di Mamuju, Minggu, mengatakan BI Sulbar telah menggelar seminar dalam rangka mendorong SDA Migas dan BUMD yang ada di Sulbar dimaksimalkan pengelolaannya agar dapat meningkatkan ekonomi daerah.

Ia mengatakan, dalam seminar menghadirkan narasumber dari BUMD Provinsi DKI Jakarta Arief Nasruddin, perwakilan Bappenas, Josapath Rizal Pramana, BPBUMD DKI Jakarta, Yurianto dan Deputi Kepala BI DKI Jakarta, Fadjar Majardi serta dihadiri Sekretaris Provinsi Sulbar Ismail Zainuddin.

Menurut dia, masih rendahnya kemampuan daerah dalam menghasilkan dana pembangunan secara mandiri, berimplikasi pada terbatasnya keuangan daerah melaksanakan kegiatan produktif bagi pembangunan ekonomi daerah.

"Tercermin dari pendapatan asli daerah (PAD) Sulbar sebesar Rp278 miliar pertahun atau 20 persen dari APBD yang rendah, itu karena rendahnya aktivitas ekonomi penyumbang retribusi dan pajak daerah," katanya.

Ia berharap sektor SDA dan migas serta BUMD dapat memberikan profit bagi daerah ketika dimaksimalkan pengelolaannya kedepan.

Selain itu, pembangunannya juga akan dapat membuka lapangan kerja dan membuka peluang usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Sulbar.

"Diharapkan BUMD kedepan dapat bermanfaat bagi daerah dengan memberikan penyediaan jasa untuk kebutuhan hajat hidup orang banyak, dan pemerintah bisa meningkatkan pendapatan daerahnya," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026