Logo Header Antaranews Makassar

Pantai Natsepa Sepi Pengunjung

Senin, 21 September 2009 11:37 WIB
Image Print

Ambon (ANTARA Sulsel) - Pantai Natsepa di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon pada H + 1 terlihat sepi dipadati pengunjung untuk mengisi hari liburan perayaan 1 Syawal 1430 Hijriah.

Petugas loket di pantai Natsepa, Merry, Senin sore, mengatakan, biasanya hari libur pengunjung sudah berdatangan sejak subuh hari, terutama yang beragama Kristen untuk melaksanakan ibadah pantai. Tapi saat ini relatif sepi.

"Kurang padat sejak sepekan terakhir ini, termasuk kemarin (Minggu) karena masyarakat tercurah perhatian untuk menunaikan ibadah Puasa, menyelesaikan pekerjaan kantor, menyiapkan hidangan perayaan Idul Fitri 1430 HIjriah dan puncaknya bersilaturahim,," ujarnya.

Merry mengatakan, Natsepa sebenarnya merupakan "primadona" wisata pantai di ibukota Provinsi Maluku, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Sejak pagi hari dari karcis yang terjual baru dua orang wisatawan mancanegara asal Belanda. Sedangkan wisatawan domestik sekitar 200-an orang," ujarnya.

Padahal, hari - hari libur biasanya pantai Natsepa "dibanjiri" pengunjung sehingga merepotkan petugas untuk mengatur parkir di area wisata bagian dalam maupun luar sehingga sering mengakibatkan kemacetan ke arah Desa Suli, Tial, Tengah, Tulehu, Waai, Liang dan penumpang trayek penyeberangan Hunimua, Pulau Ambon tujuan Waipirit, Pulau Seram serta masuk ke Kota Ambon.

Pengunjung yang datang pada H + 2 terlihat asyik berenang, main sepak bola, berperahu, baik berkelompok maupun perorangan.

Pengelola pantai Natsepa memberlakukan tarif masuk untuk anak - anak Rp1.500 per orang dan dewasa Rp2.000 per orang. Sedangkan sepeda motor Rp6.000, termasuk dibonceng dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat dengan ketentuan satu penumpang Rp2.000.

Pantai Natsepa yang terkenal dengan pasir putih bisa dinikmati sambil memandang hijaunya pegunungan wilayah Selatan Kota Ambon.

Pengunjung juga ditawari rujak Suli yang dijual Rp7.000 per bungkus, kelapa muda Rp8.000 per buah, es kelapa muda Rp8.000 per gelas, jagung rebus ukuran besar Rp4.000 dan kecil Rp10.000 ( tiga buah), pisang goreng Rp1.000 per buah dan cempedak goreng Rp2.000 per buah.

Pesona pantai Natsepa juga dimanfaatkan para pengunjung dewasa untuk santai sambil bermain joker maupun domino sambil ketawa melepas kepenatan dan kesibukan bekerja selama ini.

Personil polisi wisata juga terlihat tetap memantau aktifitas para pengunjung sambil mengingatkan para pemdua agar tidak mengkonsumsi minuman keras maupun obat - obatan terlarang .
(T.L005/A011)