
Wali Kota Jamu Saudagar Bugis-Makassar

Makassar (Antara Sulsel) - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menjamu saudagar Bugis-Makassar di kediaman pribadinya usai mengikuti serangkaian acara pembukaan di salah satu hotel berbintang di Makassar yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Suatu kebanggaan saya atas nama wali kota dan pribadi dapat menjamu para saudagar yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), apalagi dalam rangkaian halal bi halal lebaran," ujar Ramdhan Pomanto di Makassar, Minggu.
Dalam pertemuan yang disebutnya tudang sipulung (duduk bersama) itu, perbincangan tentang kemajuan kota dari waktu ke waktu menjadi topik utama pertemuan tersebut.
Umumnya para saudagar yang telah merantau sekian tahun di luar Pulau Sulawesi itu dan kembali pulang ke Makassar serta melihat pembangunan kota, sangat takjub dengan perkembangannya.
Apalagi wali kota Danny Pomanto sempat menjelaskan beberapa program unggulannya dalam memajukan kota yakni Sombere and Smart City di mana mensinergikan antara kearifan lokal serta kemajuan teknologi informasi (TI).
"Alhamdulilah performa dan kondisi kota Makassar saat ini cukup progresif dan baik, dan perlu diketahui prestasi ini semuanya data dari BPS," lanjut Danny yang disertai tepuk tangan para hadirin.
Dikesempatan itu, Danny pun menyampaikan ucapan terimah kasih kepada pengurus PSBM yang telah hadir di kediamannya tersebut.
"Terima kasih atas kedatanganta semua, kami bangga punya PSBM, terkhusus juga kepada tokoh sekaligus orang tua kami yang ada di kerukunan keluarga sulawesi selatan (KKSS) ini," ucap walikota berlatar belakang Arsitek ini.
Pada kegiatan Tudang Sipulung PSBM ini turut hadir, yakni Ketua Umum KKSS, Sattar Taba, Ketua Umum I KKSS, Ariefuddin Pangka,Sekjen KKSS, Ibnu Munsir, Penasehat KKSS, Alwi Hamu, Dandim 1408/BS Makassar, Letkol Otto Sollu serta ratusan anggota dan pengurus PSBM.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
