
DPRD Sulsel Berbagi Kursi Pimpinan

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kursi pimpinan alat kelengkapan DPRD Sulsel yang ditentukan setelah sidang paripurna penempatan anggota di setiap komisi dan badan di Makassar, Rabu, dibagi rata disesuaikan dengan proporsi jumlah anggota sembilan fraksi yang ada.
Fraksi Golkar (FG) yang meraih 18 kursi menempatkan tiga kadernya dalam pimpinan komisi yakni Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan Tenri Olle Yasin Limpo, Ketua Komisi E Bidang Kesra HAM Yagkin Padjalangi dan Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi Hois Bachtiar.
Selaku peraih kursi terbanyak FG juga telah mengamankan kursi Ketua DPRD dan Badan Musyawarah (BM) yang dirangkap Moh Roem. Sesuai dengan UU Nomor 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pimpinan BD otomatis milik pimpinan DPRD.
Fraksi Demokrat dengan 10 kursi di DPRD menempatkan kadernya di kursi Wakil Ketua DPRD Andry Suryana Arief Bulu, Ketua Komisi B Yusa Rasyid Ali, Wakil Ketua Komisi D Bidang Pembangunan Januar Jaury Darwis.
Sementara Fraksi PAN maupun Fraksi PKS yang masing-masing tujuh kursi di parlemen menempatkan satu kadernya di Wakil Ketua DPRD yakni Ashabul Kahfi (PAN) dan A Akmal Pasluddin (PKS).
Ketua Komisi C Bidang Keuangan juga direbut kader PAN Bukhari Kahar Muzakkar, serta Waki Ketua Komisi E diduduki Devi Santy Erawaty (PKS) dan Sekretaris Komisi C Ariady Arsal (PKS).
Demikian juga dengan Fraksi PDK dan Fraksi Hanura dengan kekuatan masing-masing tujuh anggota di palemen, PDK meraih kursi Ketua Komisi D Bidang Pembangunan Hery Suhery Attas dan Sekretaris Komisi E Andi Mustaman.
Kader Hanura Abbas Selong sebagai ketua Komsi C, dan Sekretaris Komisi B Imbar Ismail .
Untuk Fraksi Sulsel Bersatu, tujuh dari satu kadernya menempati Sekretaris Komisi B Rudy Peter Goni. Sama dengan Fraksi Ummat juga menempatkan anggotanya di Wakil Ketua Komisi A Zulkifli.
Bagi Fraksi PPP yang hanya lima kursi juga kebagian satu pimpinan komisi yakni Sekretaris Komisi D Amir Uskara.
Politisi PKS A Akmal Pasluddin yang sebentar lagi dilantik jadi wakil Ketua DPRD Sulsel mengatakan, pembagian kursi pimpinan tersebut menandakan ada kesamaan visi dari anggota dewan untuk memajukan Sulsel.
(T.PSO-099/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
