Logo Header Antaranews Makassar

Bupati-Wali Kota bahas isu lingkungan di Makassar

Kamis, 1 Februari 2018 18:02 WIB
Image Print
Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) (istimewa)
Pertemuan Akkopsi yang kita gelar dalam bentuk rapat kordinasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia di bidang lingkungan hidup

Makassar (Antaranews Sulsel) - Sebanyak 12 perwakilan bupati dan wali kota di Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) berkumpul di Makassar membahas isu strategis di bidang lingkungan hidup.

"Pertemuan Akkopsi yang kita gelar dalam bentuk rapat kordinasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia di bidang lingkungan hidup," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Kamis.

Adapun para perwakilan bupati dan wali kota yang hadir di antaranya, Jambi, Bontang, Malang, Tangerang, Banjarmasin, Pringsewu, Mataram, Pekalongan, dan Karanganyar.

Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto itu mengatakan, dalam sehari bupati dan wali kota Akkopsi akan merumuskan agenda selama satu periode kepengurusan tahun 2017 hingga 2021.

Isu lingkungan seperti akses masyarakat terhadap ketersediaan air minum, dan sanitasi yang minim masih menjadi respon utama Akkopsi. Persoalan mendasar dari sanitasi ada pada akses masyarakat.

Berdasarkan data di tahun 2017 menunjukkan, jumlah penduduk yang masih mempraktekkan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) mencapai 20,67 persen atau hampir 53,3 juta jiwa.

Sementara itu, BPS melansir data melalui Susenas 2016, ada 67,80 persen penduduk Indonesia yang telah memiliki akses sanitasi layak, 11,53 persen memiliki akses sanitasi dasar, dan masih ada 20,67 persen yang tidak memiliki akses.

Angka itu yang tengah diperjuangkan oleh Akkopsi agar mengalami peningkatan sehingga target 100-0-100 atau 100 persen air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen sanitasi di tahun 2019 dapat tercapai.

Sebelumnya, pembentukan Akkopsi ditujukan untuk meningkatkan derajat hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP).

Akkopsi juga berperan sebagai mitra advokasi kebijakan nasional dalam sanitasi, air minum, dan permukiman. Selain itu, kehadiran aliansi ini juga ditujukan untuk melakukan penguatan kelembagaan dalam mendorong pencapaian 100 persen akses di 2019.



Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026