Logo Header Antaranews Makassar

NTP Sulbar naik 1,81 persen

Selasa, 3 April 2018 19:38 WIB
Image Print
Foto arsip. Petani memanen padi di sawahnya di Persawahan Samata Gowa, Sulawesi Selatan. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Mamuju, (Antaranews Sulbar) - Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat Maret 2018 sebesar 110,12 mengalami kenaikan sebesar 1,81 persen dibandingkan NTP Februari 2018.

"Untuk skala nasional, NTP bulan Maret 2018 sebesar 101,94; turun sebesar 0,39 persen dibandingkan bulan Februari 2018, dan mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,12 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Sutanto, di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan, NTP Sulbar Maret 2018 sebesar 110,12 mengalami kenaikan sebesar 1,81 persen dibandingkan NTP Februari 2018 sebesar 108,16 persen.

Menurut dia, NTP menurut subsektor tercatat untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) 100,08, subsektor Hortikultura (NTP-H) 112,56, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat NTP-R) 118,89, Subsektor Peternakan (NTP-T) 105,23, dan Subsektor Perikanan (NTN) 106,67 .

Ia menyampaikan pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya deflasi perdesaan di Sulbar pada Maret 2018 sebesar 0,41 persen, yang secara umum dipicu oleh turunnya beberapa indeks harga kelompok pengeluaran.

"Inflasi di daerah perdesaan terjadi di 26 provinsi di Indonesia, tertinggi di Bali 0,84 persen dan terendah di Jawa Barat 0,01 persen. Sedangkan 7 provinsi lainnya mengalami deflasi, tertinggi di Nusa Tenggara Barat 0,55 persen dan terendah di Jawa Tengah 0,04 persen. Sulawesi Barat menempati urutan ke-4 dari 7 provinsi yang mengalami deflasi perdesaan," katanya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026