Lampaui jumlah ritel modern, Menko Airlangga puji pertumbuhan pesat SRC

Lampaui jumlah ritel modern, Menko Airlangga puji pertumbuhan pesat SRC

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kegiatan Sampoerna untuk Indonesia bertajuk Pahlawan Indonesia Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 persen di Jakarta, Senin (17/3/2025). ANTARA.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto memuji pertumbuhan pesat Sampoerna Retail Center (SRC) yang kini telah melampaui jumlah retail modern di Tanah Air, dengan omzet yang juga mengalami peningkatan signifikan.
 
“Beberapa tahun lalu, jumlah SRC lebih kecil dibandingkan retail modern. Namun, hari ini retail modern berjumlah sekitar 80.000, sementara SRC telah mencapai 250.000. Dari segi omzet, retail modern lebih tinggi, di atas Rp330 triliun, tetapi SRC akan segera mengejar dengan omzet yang sudah mencapai Rp236 triliun (per tahun),” ujar di acara The Big Idea Forum di Jakarta, Selasa.
 
Airlangga melanjutkan bahwa UMKM yang go digital seperti SRC telah menunjukkan hasil yang lebih baik. SRC telah mengadopsi QRIS untuk transaksi nontunai dan dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pemerintah mengalokasikan KUR sebesar Rp300 triliun, dengan sektor perdagangan sebagai salah satu fokus utama. SRC dan mitra produksinya dapat memanfaatkan fasilitas KUR untuk mengembangkan usaha mereka.
 
“Terutama KUR sektor perdagangan, ada di SRC. Kami ingin mendorong mitra produksi SRC agar dapat berkembang lebih jauh. Selain itu, kerja sama SETC dengan Kartu Prakerja akan melatih lebih banyak pengusaha UMKM di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah mengapresiasi SRC dan SETC karena telah membantu ratusan ribu UMKM di seluruh Indonesia,” tambahnya.
 
Sebagai puncak acara The Big Idea Forum, Sampoerna, melalui PT SRC Indonesia Sembilan, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama dengan sejumlah perusahaan BUMN, yakni Perusahaan Umum BULOG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pos Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). MoU ini menegaskan komitmen Sampoerna dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam membantu pengusaha UMKM untuk berkembang. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif dan efek berganda yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
 
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan bahwa penandatanganan MoU dengan empat mitra strategis ini merupakan bukti nyata komitmen Sampoerna untuk terus maju dan berkembang bersama Indonesia.
 
“Untuk mencapai tujuan yang lebih besar, kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kunci. Sinergi antara pemerintah, perusahaan BUMN, dan sektor swasta lainnya tidak hanya menciptakan efisiensi, tetapi juga memastikan ketepatan sasaran dari program-program pemerintah sekaligus memberdayakan UMKM,” ujarnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
Pewarta :
Editor : PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2025