Di hari pembukaan, President, APAIE, Prof. Venky Shankararaman, bersama Executive Director, Louise Kinnaird, menemui delegasi Taiwan, serta Ketua FICHET Wu sekaligus berfoto bersama delegasi tersebut. Ketua FICHET Wu menyoroti peran FICHET sebagai wadah kerja sama penting di sektor pendidikan tinggi Taiwan. Mengingat banyaknya SDM teknik dan teknologi di India, Taiwan memprioritaskan sinergi antara SDM India dan keunggulan Taiwan dalam semikonduktor, TIK, dan bioteknologi, berfokus pada kemitraan industri-pendidikan, serta pertukaran akademik.
Guna mendorong kerja sama yang lebih luas di sektor pendidikan tinggi Taiwan dan India, hampir 70 pemimpin universitas asal Taiwan dan India menghadiri "2025 Taiwan-India Higher Education Leaders Forum" pada 26 Maret di India Habitat Centre, Delhi. Pada 2010, FICHET dan Association of Indian Universities (AIU) meneken MOU pertama untuk meningkatkan pertukaran akademik dan kemitraan. Kerja sama ini kini telah diperbarui untuk ketiga kalinya. Forum ini membahas teknologi semikonduktor dan kerja sama SDG. Perwakilan Taipei Economic and Cultural Center di India, Ger, ikut menyaksikan peningkatan kolaborasi pendidikan antara Taiwan dan India.
Menurut Kementerian Pendidikan Taiwan, lebih dari 100.000 mahasiswa di Asia Pasifik berkuliah di Taiwan pada 2024. Porsi mahasiswa Asia Pasifik mencakup 87% jumlah mahasiswa asing yang berkuliah di Taiwan, sekitar 2.500 di antaranya berasal dari India setiap tahun. Lewat program rekrutmen dan retensi untuk mahasiswa asing, Taiwan meningkatkan pertukaran pendidikan dan mobilitas SDM di Asia Pasifik. Tujuannya, mempererat hubungan kerja sama multilateral, menarik minat mahasiswa asing, serta memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai industri Taiwan.
SOURCE Foundation for International Cooperation in Higher Education of Taiwan (FICHET)