Rabu, 20 September 2017

Koperasi Sahabat Mitra Sejati Makassar Perkenalkan "Sobatku'

id koperasi
Makassar (Antara Sulsel) - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati (www.sahabat-ukm.com) memperkenalkan produk Tabungan berbasis online bernama SOBATKU atau Simpanan Online SahabatKu.

"Ini menjawab tuntutan kebutuhan masyarakat yang membuat sektor jasa keuangan terus melakukan inovasi guna memberikan layanan terbaik," kata Sekretaris KSP Sahabat Mitra Sejati Noeniek Herliani di Makassar, Kamis.

Menurut dia, SOBATKU merupakan bentuk dukungan terhadap program Inklusi Keuangan yang dicanangkan pemerintah demi seluruh masyarakat pada seluruh lapisan dapat memiliki aset terhadap layanan keuangan.

Sedang perkenalan SOBATKU dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke 70 yang dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (12/7).

Sehari sebelumnya, SOBATKU diluncurkan di Makassar pada Rapimnas Dekopin. Sementara dalam acara perkenalan SOBATKU, hadir antara lain Bapak Bagyo selaku Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan Kementrian Koperasi & UKM, Bapak Agung Sudjatmoko selaku Ketua Harian Dekopin, dan Bapak Syamsu Alam selaku Kepala Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Tabungan online SOBATKU ditujukan untuk mereka yang tidak sempat ke Bank. Dengan SOBATKU, setiap orang dapat membuka rekening tabungan dan menikmati berbagai layanan layaknya layanan keuangan cukup melalui smartphone.

"Selain itu, penabung juga dapat menabung di jaringan minimarket Alfamart dan Alfamidi di seluruh Indonesia," ujar Noeniek.

Menurut dia, pihaknya memberikan kemudahan-kemudahan bagi seluruh masyarakat memanfaatkan uang nganggur untuk menabung dengan memperoleh bunga.

Lebih uniknya lagi, nomor handphone adalah merupakan nomor rekening SOBATKU, sehingga pengguna tidak perlu menghafal nomor rekening sendiri maupun temannya.

Masyarakat juga berkesempatan mendapatkan hadiah utama uang tunai sejumlah Rp100 juta yang diundi tiap triwulan dan beragam hadiah lainnya yang diundi setiap bulan, ujar Ceppy Y Mulyana yang juga adalah pengawas KTS.

Editor: Laode Masrafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga