Rabu, 23 Agustus 2017

20 Persen Masyarakat Sulbar Rawan Kesehatan

id dinas kesehatansulbar, rawan kesehatan, ahmad azis
Mamuju (Antara Sulbar) - Sekitar 20 persen masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat dinyatakan rawan kesehatan karena belum tersentuh program imunisasi yang menjadi upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

"Dari 100 persen sasaran imunisasi baru sekitar 80 persen sasaran mendapatkan pelayananan kesehatan, sementara 20 persen lainnya tidak mendapatkan pelayanan imunisasi, ini tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab puskemas saja, tetapi tanggungjawab semua," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Ahmad Azis di Mamuju,Kamis.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan memiliki tanggungjawab memaksimalkan pelayanan kesehatan keseluruh masyarakat yang menjadi sasarandalam bentuk eksekusi spesifik contoh mau disuntik dan diteteskan.

Menurut dia, seluruh pusat pelayanan kesehatan untuk menggerakan masyarakat ke posyandu atau kesasaran kesehatan itu dan semua pihak harus bertanggungjawab

"Salah satu domain penting dalam indeks pembangunan dalam mewujudkan masyarakat seharus adalah pemerintah harus bersinerji dengan pemerintah dan masyarakat meningkatkan harapan hidup yang lebih baik. pasalnya umur rata rata harapan hidup,"katanya.

Ia mengunkapkan saat ini harapan hidup masyarakat berkisar 64 atau 65 tahun dan sangat dipengaruhi oleh angka kematian atau angka kesakitan, dimana angka kematian dan angka kesakitan dipengaruhi 24 indikator kesehatan.

"Dan paling penting adalah pemberian pelayanan imunisasi yang tujuannya untuk memberikan pertahanan tubuh, baik itu untuk orang yang mau menikah, ibu hamil dan bayi yang baru lahir," katanya.

Pemerintah telah memberikan fasilitas gratis untuk bisa mewujudkan masyarakat sehat dan menjadikan sasaran masyarakat program imunisasi gratis.

"Jadi masyarakat itu sisa bergerak untuk mendapatkan fasilitas tersebut, namun untuk bergerak, masyarakat perlu dibantu oleh sektor lain, seperti desa, ibu desa dan stakeholder terkait, kesehatan tidak terlalu sulit dilaksanakan sepanjang semua bergerak untuk melaksanakan," katanya.

Ia berharap berprilaku hidup sehat dengan lingkungan yang kondusif serta lingkungan yang sehat harus diwujudkan secara bersama karna kalau lingkungan itu terkontaminasi, resiko bukan hanya jatuh pada lingkungan keluarga akan tetapi jatuh pada banyak orang.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga