DPRD Makassar Minta Pemkot Benahi Drainase
Rabu, 8 Juni 2011 4:15 WIB
Makassar (ANTARA News) - DPRD Kota Makassar meminta pemerintah daerah setempat agar membenahi sistem drainase yang ada sebelum membenahi seluruh kanal di Makassar yang merupakan rencana program dari Bank Dunia.
"Kami sendiri mendukung secara moril langkah Pemkot Makassar membenahi semua jaringan kanal di Makassar, tapi ingat sebelum melakukan itu pihak pemkot harus membenahi semua sistem drainasenya," ujar anggota DPRD Makassar Muzakkir Ali di Makassar, Selasa.
Ia menuturkan, pembenahan yang akan dilakukan pemerintah dalam membenahi kanal sudah tepat jika dirangkaikan dengan penanganan sistem drainase di Makassar.
Sebab kedua hal ini saling berkaitan dalam mengelola sistem sanitasi kota karena jika dikerjakan sedikit demi sedikit maka dipastikan pembenahan kanal dikhawatirkan tidak optimal.
Untuk itu program gerakan bersih drainase juga diharapkan dapat dirangkaikan dengan program baru ini. Rangkaian program bersih kanal ini sejalan dengan program bersih drainase sebab obyeknya adalah masyarakat yang berada disekitar target program.
Muzakkir menambahkan, dalam setahun terakhir program gerakan bersih drainase ini diakuinya belum optimal.
"Backup pemerintah kota dalam mendukung program ini masih kecil. Misalnya, kendaraan angkut yang mengangkat sedimentasi masih terbatas. Akibatnya masyarakat enggan secara konsisten melaksanakan program ini," katanya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, kelurahan juga belum didukung oleh dana yang cukup untuk membina warganya dalam hal membersihkan drainase dan kanal. Untuk itu pemerintah kota diharapkan dapat mengalihkan dana normalisasi drainase di Dinas PU agar dikelola di kelurahan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar akan membentuk kelompok masyarakat lingkungan yang akan melakukan proses rehabilitasi seluruh jaringan kanal.
Program ini difokuskan pada pembersihan dan penghijauan kanal yang diharapkan bisa berjalan dalam 100 hari ke depan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari program tersebut akan dibentuk kelompok masyarakat lingkungan sebagai pengawas, penjaga dan pememelihara kebersihan lingkungan di kanal.
Ia mengatakan, di setiap kanal nantinya akan dibuat jaring yang akan membatasi wilayah kerja dari masing masih kelompok untuk mendorong kinerja kelompok ini dan pemerintah kota akan melakukan kompetisi kebersihan di tingkat kanal. (T.KR-MH/B013)
"Kami sendiri mendukung secara moril langkah Pemkot Makassar membenahi semua jaringan kanal di Makassar, tapi ingat sebelum melakukan itu pihak pemkot harus membenahi semua sistem drainasenya," ujar anggota DPRD Makassar Muzakkir Ali di Makassar, Selasa.
Ia menuturkan, pembenahan yang akan dilakukan pemerintah dalam membenahi kanal sudah tepat jika dirangkaikan dengan penanganan sistem drainase di Makassar.
Sebab kedua hal ini saling berkaitan dalam mengelola sistem sanitasi kota karena jika dikerjakan sedikit demi sedikit maka dipastikan pembenahan kanal dikhawatirkan tidak optimal.
Untuk itu program gerakan bersih drainase juga diharapkan dapat dirangkaikan dengan program baru ini. Rangkaian program bersih kanal ini sejalan dengan program bersih drainase sebab obyeknya adalah masyarakat yang berada disekitar target program.
Muzakkir menambahkan, dalam setahun terakhir program gerakan bersih drainase ini diakuinya belum optimal.
"Backup pemerintah kota dalam mendukung program ini masih kecil. Misalnya, kendaraan angkut yang mengangkat sedimentasi masih terbatas. Akibatnya masyarakat enggan secara konsisten melaksanakan program ini," katanya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, kelurahan juga belum didukung oleh dana yang cukup untuk membina warganya dalam hal membersihkan drainase dan kanal. Untuk itu pemerintah kota diharapkan dapat mengalihkan dana normalisasi drainase di Dinas PU agar dikelola di kelurahan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar akan membentuk kelompok masyarakat lingkungan yang akan melakukan proses rehabilitasi seluruh jaringan kanal.
Program ini difokuskan pada pembersihan dan penghijauan kanal yang diharapkan bisa berjalan dalam 100 hari ke depan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari program tersebut akan dibentuk kelompok masyarakat lingkungan sebagai pengawas, penjaga dan pememelihara kebersihan lingkungan di kanal.
Ia mengatakan, di setiap kanal nantinya akan dibuat jaring yang akan membatasi wilayah kerja dari masing masih kelompok untuk mendorong kinerja kelompok ini dan pemerintah kota akan melakukan kompetisi kebersihan di tingkat kanal. (T.KR-MH/B013)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD dan Pemprov Sulsel sepakat lanjutkan program pembangunan MYP Tahap kedua
28 August 2026 4:43 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Jalan Kajaolalido-Thamrin jadi proyek percontohan pejalan kaki di Makassar
26 September 2026 12:10 WIB