Anggota DPR RI tinjau kesiapan arus mudik Lebaran 2022 di Sulsel
Minggu, 24 April 2022 23:25 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Irwan Darmawan Aras (dua kanan) didampingi Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar, Suria Abdi (kanan), Kepala Dishub Kota Makassar, Iman Hud (dua kiri) dan Direktur Operasional Terminal Regional Daya, Rizal (kiri) berfoto bersama disela pemeriksaan Ram Check kendaraan bus di terminal setempat, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
Makassar (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras meninjau kesiapan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2022 di Sulawesi Selatan.
"Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan maksimal, termasuk masalah safety (keamanan) dan kelaikan kendaraan apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang ditentukan," ujar Irwan d isela peninjauan "ram check kendaraan di Terminal Regional Daya, Makassar, Minggu.
"Ram check" meneliti kelayakan bus untuk mengangkut penumpang yang akan mudik Lebaran 2022 sampai selamat di tempat tujuan.
Menyinggung kondisi Terminal Regional Daya Makassar, kata dia, memang masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penerangan dan fasilitas lain menghadapi mudik Lebaran 2022 mengingat sudah dua tahun ada larangan mudik di tengah pandemi COVID-19.
"Sudah kita sampaikan ke mitra kerja dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Perhubungan Darat, dan Dirjen Perhubungan Laut terkait hal-hal yang perlu disikapi maupun dibenahi," katanya.
Menyinggung ada beberapa bandara dan pelabuhan di sejumlah daerah masih memerlukan pembenahan fasilitas umum saat arus mudik, ia mengatakan DPR melalui Komisi V telah menyerahkan rekomendasi kepada masing-masing dirjen dan Kementerian Perhubungan.
Petugas bersiap melakukan pemeriksaan Ram Check kepada bus antarkota dan provinsi di Terminal Regional Daya, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
"Rekomendasi sudah diberikan kepada dirjen, bahkan kepada Menhub. Kita berharap fasilitas umum bisa memberikan layanan maksimal untuk masyarakat," papar Ketua DPD Gerindra Sulsel ini.
Catatan terpenting saat pelaksanaan arus mudik tahun ini, kata Iwan, adalah persoalan keselamatan, terutama angkutan laut. Ia meminta jalur pengelolaan wilayah angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) agar seluruh kapal yang pengangkut penumpang layak jalan dan memenuhi standar keamanan.
Ia mengatakan jangan sampai terjadi "overload" (kelebihan kapasitas) yang berdampak pada risiko keselamatan penumpang.
"Jangan sampai karena faktor 'peak season' (masa puncak) jumlah penumpang terlalu banyak, kemudian faktor keselamatan diabaikan. Kita menginginkan mudik Lebaran 2022 betul-betul bisa menekan angka kecelakaan," ucapnya.
"Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan maksimal, termasuk masalah safety (keamanan) dan kelaikan kendaraan apakah sudah sesuai dengan standar operasi yang ditentukan," ujar Irwan d isela peninjauan "ram check kendaraan di Terminal Regional Daya, Makassar, Minggu.
"Ram check" meneliti kelayakan bus untuk mengangkut penumpang yang akan mudik Lebaran 2022 sampai selamat di tempat tujuan.
Menyinggung kondisi Terminal Regional Daya Makassar, kata dia, memang masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penerangan dan fasilitas lain menghadapi mudik Lebaran 2022 mengingat sudah dua tahun ada larangan mudik di tengah pandemi COVID-19.
"Sudah kita sampaikan ke mitra kerja dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Perhubungan Darat, dan Dirjen Perhubungan Laut terkait hal-hal yang perlu disikapi maupun dibenahi," katanya.
Menyinggung ada beberapa bandara dan pelabuhan di sejumlah daerah masih memerlukan pembenahan fasilitas umum saat arus mudik, ia mengatakan DPR melalui Komisi V telah menyerahkan rekomendasi kepada masing-masing dirjen dan Kementerian Perhubungan.
Petugas bersiap melakukan pemeriksaan Ram Check kepada bus antarkota dan provinsi di Terminal Regional Daya, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
"Rekomendasi sudah diberikan kepada dirjen, bahkan kepada Menhub. Kita berharap fasilitas umum bisa memberikan layanan maksimal untuk masyarakat," papar Ketua DPD Gerindra Sulsel ini.
Catatan terpenting saat pelaksanaan arus mudik tahun ini, kata Iwan, adalah persoalan keselamatan, terutama angkutan laut. Ia meminta jalur pengelolaan wilayah angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) agar seluruh kapal yang pengangkut penumpang layak jalan dan memenuhi standar keamanan.
Ia mengatakan jangan sampai terjadi "overload" (kelebihan kapasitas) yang berdampak pada risiko keselamatan penumpang.
"Jangan sampai karena faktor 'peak season' (masa puncak) jumlah penumpang terlalu banyak, kemudian faktor keselamatan diabaikan. Kita menginginkan mudik Lebaran 2022 betul-betul bisa menekan angka kecelakaan," ucapnya.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR ini desak polisi tangkap pelaku penyekapan dan pemerkosaan wanita di Makassar
17 May 2026 2:19 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI menilai Embarkasi Makassar layak jadi contoh nasional
13 May 2026 10:07 WIB
Pemerintah jamin 11 juta PBI nonaktif tetap dapat layanan kesehatan selama transisi
15 April 2026 18:01 WIB
Anggota DPR RI kecam serangan Israel di Lebanon tewaskan seorang prajurit TNI
30 March 2026 20:41 WIB
Gubernur Sulsel: Aspirasi pembentukan DOB Luwu Raya telah disampaian ke DPR RI
13 March 2026 14:55 WIB
Terkait tragedi PT IMIP, Legislator minta pemerintah benahi tata kelola lingkungan
02 March 2026 15:22 WIB
DPR harap siaran Piala Dunia 2026 tidak terganggu meski Dirut TVRI mundur
23 February 2026 16:01 WIB