Logo Header Antaranews Makassar

AKTIVITAS BIROKRASI DI PEMPROV SULBAR NORMAL

Selasa, 16 Desember 2008 07:10 WIB
Image Print

Mamuju, 16/12 (ANTARA) - Aktivitas birokrasi di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) tidak terpengaruh dengan keputusan DPRD Sulbar yang mencopot gubernur dan wakil gubernur definitif pasangan Anwar Adnan Saleh dan Amri Sanusi (AAS) pada Jumat (12/12).

Pantuan ANTARA di Kantor Pemprov Sulbar, Senin, aktivitas perkantoran hari ini tetap berjalan seperti hari-hari biasa.

Aktivitas para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemprov Sulbar terlihat seperti biasa dan tidak terpengaruh adanya isu-isu politik tentang pelengseran pasangan AAS dari jabatan gubernur dan wakil gubernur Sulbar.

Kepala Biro Humas Pemprov Sulbar Haeruddin Anas mengatakan, sidang paripurna dewan yang memberhentikan gubernur dan wakil gubernur Sulbar, AAS adalah persoalan politik.

"Tugas PNS adalah menjalankan aktivitasnya dalam pemerintahan karena tugas PNS hanya melayani masyarakat oleh karena itu, tidak boleh terjebak isu politik," ujarnya.

Ia juga meminta media massa agar tidak memberitakan sesuatu yang mudah memancing terjadinya konflik di masyarakat berkaitan dengan keputusan DPRD Sulbar yang memberhentikan pasangan AAS dari jabatan gubernur dan wakil gubernur definitif.

Masyarakat diharapkan agar tidak terpengaruh adanya isu-isu provokatif yang bisa merusak tatanan persatuan dan kesatuan masyarakat di daerah ini.

"Marilah kita tetap menjaga daerah Sulbar agar tetap kondusif dan masyarakat diimbau jangan terpancing dengan isu yang membuat perpecahan masyarakat," katanya.

***3***

(T. PK-MFH/L004)
(T.PK-MFH/B/Z002/Z002) 16-12-2008 00:34:37