Seniman Sulsel pamerkan karya seni di Bentara Budaya Jakarta

id senibudaya

Seniman Sulsel pamerkan karya seni di Bentara Budaya Jakarta

Wakil wali kota Makassar Syamsu Rizal (kanan) bersama para pelukis dan perupa saat pembukaan pameran karya seni bertajuk "Sulawesi Pa'rasanganta" di Jakarta, jumat. (Foto istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Lembaga Kebudayaan Bentara Budaya menggandeng pelukis dan perupa Sulawesi Selatan memamerkan hasil karyanya dengan menggelar pameran karya seni bertajuk "Sulawesi Pa`rasanganta" di Jakarta, Jumat.

"Ini adalah kesempatan yang baik agar karya seni pelukis dan perupa asal Sulsel semakin dikenal luas oleh masyarakat luar khususnya di Jakarta yang sangat heterogen," ujar Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal, Jumat.

Dia yang diundang ke Jakarta untuk membuka kegiatan mengatakan kepercayaan lembaga kebudayaan di Jakarta seperti Bentara Budaya harus menjadi titik awal untuk terus mengembangkan karya-karya seni yang monumental.

Apalagi pelibatan pelukis dan perupa asal Sulsel untuk memamerkan karya seninya itu karena dianggap berkontribusi dalam mengembangkan seni rupa di Indonesia.

Deng Ical -- sapaan akrab Syamsu Rizal menyampaikan apresiasi terhadap seniman Sulawesi Selatan yang telah menunjukkan eksistensi dan tanggung jawab akan kelangsungan budaya seni Sulawesi Selatan.

"Sangat diapresiasi dikarenakan mampu membuat panggung untuk memperkenalkan seni budaya Sulawesi Selatan, apalagi panggung itu dilaksanakan di luar kampung halaman," katanya.

Dia menerangkan, kegiatan serupa ini menjadi hal yang sangat penting sebagai salah satu solusi untuk mengimbangi adanya kesenjangan sosial di masyarakat khususnya di Kota Makassar.

"Partisipasi masyarakat seperti apa yang dilakukan oleh rekan seniman sangat dibutuhkan untuk menyentuh jiwa dan meningkatkan kepekaan bagi sesama," tuturnya.

Penyelenggara kegiatan Rusdi Amral mengatakan pameran karya seni bertajuk "Sulawesi Pa`rasanganta" merupakan wujud tanggung jawab di bidang kebudayaan.

Menurut dia, pertumbuhan sebuah kota bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan non fisik seperti seni.

"Pameran ini akan berlangsung selama lebih dari sepekan, pembukaan (10/1)pameran mulai tanggal 11 hingga 19 Januari, serta workshop dan artist talk pada tanggal 12 Januari. Ada banyak kegiatan dan bagi masyarakat pecinta seni bisa datang langsung," katanya.

Tajuk Sulawesi Pa`rasanganta yang diambil oleh penyelenggara bermakna kampung halaman dengan menampilkan karya lukisan dalam berbagai aliran tetapi tetap berakar pada kearifan lokal Sulsel.

Sebanyak 29 karya seniman Sulawesi Selatan dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar