
Laba Inco Triwulan Pertama 76,2 Juta Dolar

Sorowako, Sulsel (ANTARA News) - PT International Nickel Indonesia (PT Inco tbk) mengumumkan hasil laba bersih tidak diaudit triwulan pertama 2010 sebesar 76,2 juta dola AS atau naik 27,2 persen dibandingkan triwulan empat 2009 yang hanya mencapai 60 juta dolar AS.
press release PT Inco Tbk yang diterima di Makassar, Sabtu, menyebutkan bahwa penjualan nikel matte pada periode itu mencapai 18.021 metrik ton dengan nilai 255,6 juta dolar AS atau nilai naik 8,9 persen dibanding triwulan empat 2009 yang hanya mencapai 17.095 metrik ton dengan nilai 234,8 juta dolar AS.
Peningkatan terjadi terutama karena naiknya volume penjualan nikel dalam matte di samping realisasi harga bersih rata-rata yang lebih tinggi dibanding sebelumnya yakni mencapai 14.182 dolar AS per metrik ton dan periode sebelumnya hanya 13.733 dolar AS per metrik ton.
Presiden Direktur PT Inco Tbk, Tony Wenas mengatakan, produksi nikel dalam matte pada triwulan pertama tahun 2010 naik sebesar 16,3 persen yakni mencapai 19.811 metrik ton dan pada periode sebelumnya hanya 17.029 metrik ton.
Peningkatan produksi, lanjutnya, karena Inco melakukan "shutdown" untuk pemeliharaan rutin, didukung oleh penjadwalan kembali perawatan atas atap dari salah satu dari empat tanur listrik yang dipindahkan dari triwulan pertama ke triwulan kedua tahun 2010.
"Shutdown" pada tanur listrik ini 5 - 19 April 2010, kini tanur listrik telah beroperasi kembali dengan kapasitas penuh. ujar Tony Wenas. (T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
